Ratusan Tahanan Positif Corona, China Pecat Sipir Penjara

CNN Indonesia | Jumat, 21/02/2020 18:56 WIB
Ratusan Tahanan Positif Corona, China Pecat Sipir Penjara Ilustrasi. Pemerintah China memecat petugas lapas setelah tahanan dinyatakan positif corona. (Foto: AP Photo Emily Wang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah China memecat sejumlah pejabat sipir penjara di dua provinsi setelah 512 tahanan dan beberapa petugas lapas dinyatakan positif terinfeksi virus corona, Jumat (21/2).

Menurut pemerintah Provinsi Shandong, sekretaris Partai Komunis di dinas kehakiman provinsi itu, Xie Weijun, bersama dengan tujuh pejabat penjara Rencheng di Kota Jining dicopot dari jabatan mereka.

Pemecatan itu dilakukan lantaran para pejabat itu dianggap lalai melakukan penanganan sehingga menyebabkan 200 tahanan dan tujuh sipir penjara Rencheng dinyatakan positif virus corona.


Ratusan tahanan itu dinyatakan positif setelah pihak berwenang melakukan tes virus corona terhadap 2.077 orang yang terdiri dari petugas dan tahanan di penjara Rencheng.

Dilansir South China Morning Post, penyebaran virus corona di penjara itu bermula ketika dua petugas sipir mengalami gejala batuk-batuk dan demam.

[Gambas:Video CNN]

Petugas sipir pertama dilarikan ke rumah sakit sekitar 12 Februari lalu. Setelah dites, ia dinyatakan positif terinfeksi corona. Sementara petugas sipir kedua dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan positif corona sehari setelahnya.

Sejak saat itu, pihak berwenang mengisolasi penjara Rencheng dan sekitarnya.

Serupa dengan yang terjadi di Shandong, beberapa pejabat penjara Shilifeng di Provinsi Zhejiang juga dipecat setelah sekitar 34 tahanan dinyatakan terinfeksi epidemi itu.

Selain di Shandong dan Zhejiang, sebanyak 271 tahanan di sejumlah penjara di Provinsi Hubei juga dinyatakan positif terinfeksi corona. Hubei merupakan provinsi sumber penyebaran Covid-19.

Hingga Jumat pagi, korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 2.244 orang. Sebagian besar korban merupakan warga China, khususnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Virus corona disebut pertama kali muncul dan menyebar di Wuhan sekitar Desember 2019 lalu. Hingga kini, sebanyak lebih dari 76 ribu orang terinfeksi virus corona di seluruh dunia, sekitar 75 ribu kasus terdapat di China.

Selain China, Jepang dan Korea Selatan menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak. (rds/evn)