Lobi Saudi, RI Upayakan WNI yang Pegang Visa Tetap Bisa Umrah

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 14:18 WIB
Lobi Saudi, RI Upayakan WNI yang Pegang Visa Tetap Bisa Umrah Ilustrasi. Pemerintah Indonesia tengah berupaya agar Arab Saudi tetap memperbolehkan WNI yang memiliki visa untuk umrah. (Foto: AFP PHOTO / AHMAD AL-RUBAYE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Indonesia tengah melobi Arab Saudi agar tetap mengizinkan warga Indonesia yang telah memegang visa untuk bisa pergi berziarah ke Tanah Suci meski larangan umrah telah berlaku.

Kedutaan Besar RI di Riyadh memaparkan Duta Besar RI untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel,  telah berkomunikasi dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Mohammed Saleh Benten, terkait kebijakan baru tersebut.

"Dubes Agus saat ini sedang melakukan pendekatan ke pemerintah Kerajaan Arab Saudi agar kiranya jamaah umrah Indonesia yang sudah mengantongi visa umrah diizinkan masuk ke wilayah Saudi dengan pertimbangan RI tidak termasuk negara terkonfirmasi terkena wabah virus corona," bunyi pernyataan KBRI Riyadh pada Kamis (27/2).


Aturan penangguhan umrah dirilis Kerajaan Arab Saudi pada Kamis dini hari. Dalam rilis itu, Kementerian Luar Negeri Saudi menuturkan akan melarang sementara warga asing yang ingin masuk ke negaranya dalam rangka ibadah umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah.

Selain berhenti mengeluarkan visa umrah, Saudi juga menyetop pemberian visa wisata bagi wisatawan asing yang berasal dari negara-negara yang memiliki kasus virus corona.

[Gambas:Video CNN]

Penangguhan visa umrah dan wisata itu dikeluarkan Saudi di tengah penyebaran virus corona yang terus melonjak terutama di kawasan Timur Tengah.

Sejauh ini, ada lebih dari 3.225 kasus virus corona terjadi di luar China, sumber penyebaran virus corona. Per hari ini, sebanyak 2.801 orang di seluruh dunia meninggal akibat terinfeksi virus serupa SARS itu.

Namun, hingga kini Indonesia tercatat tidak memiliki kasus virus corona di dalam negeri. Meski begitu, Agus memaparkan WNI termasuk calon jemaah yang telah memegang visa tetap terkena aturan baru Saudi ini.

Hingga kini, belum ada kejelasan sampai kapan penangguhan visa umrah dan wisata ini akan berlaku. "Kami sedang berusaha melobi Saudi karena Indonesia tidak termasuk negara yang terpapar corona," kata Agus. (rds/evn)