Waspada Corona, Presiden Mongolia Dikarantina Usai dari China

CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 16:59 WIB
Presiden Mongolia, Khaltmaagiin Battulga, dan sejumlah pejabat dikarantina untuk mengantisipasi virus corona usai kunjungan kerja ke China. Presiden Mongolia, Khaltmaagiin Battulga, dan sejumlah pejabat dikarantina untuk mengantisipasi virus corona usai kunjungan kerja ke China. (AP/Liu Bin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Mongolia, Khaltmaagiin Battulga, dikarantina selama 14 hari untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (covid-19), setelah pulang dari kunjungan kerja ke China sejak Kamis (27/2).

Menurut kantor berita Mongolia, Montsame, kunjungan Battulga ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang.


Seperti dilansir CNN, Jumat (28/2), dalam kunjungan tersebut juga turut serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya, termasuk Menteri Luar Negeri Damdin Tsogtbaatar.


Sepulang dari China, Battulga bersama jajarannya langsung ditempatkan di lokasi karantina hingga dua pekan ke depan.

Pertemuan dengan Xi salah satunya membahas upaya kedua negara meminimalisir penyebaran virus corona tersebut. Batullga juga menyatakan bakal memberi sumbangan 30 ribu domba ke China.

[Gambas:Video CNN]

Mongolia sendiri hingga hari ini belum mencatat adanya kasus corona di negaranya. Namun negara tersebut sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi, seperti menutup sekolah-sekolah di akhir Maret dan menyetop pengiriman batu bara dari China hingga 2 Maret besok.

Seperti diketahui virus corona sudah mulai menyebar di luar negara China. Beberapa di antaranya termasuk Korea Selatan, Jepang, Amerika, Italia dan masih banyak lagi.


Per hari ini, korban meninggal akibat corona sudah naik hingga 2.858 orang di dunia. Jumlahnya kebanyakan masih dari China, khususnya pusat penyebarannya di Wuhan, Hubei. (fey/ayp)