India Minta WNI Tak Termakan Hoaks Kerusuhan Hindu-Muslim

CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 22:30 WIB
India Minta WNI Tak Termakan Hoaks Kerusuhan Hindu-Muslim Ilustrasi demo UU Kewarganegaraan India. Dubes India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, mengklaim kondisi di New Delhi saat ini aman dan damai usai kerusuhan. (Money SHARMA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, mengklaim kondisi di New Delhi saat ini aman dan damai, terkait kerusuhan yang menewaskan puluhan orang.

"Semuanya dalam keadaan damai. Dan sebagaimana diketahui, situasi di India di bawah kendali. Dan tentunya kami menyarankan kepada sahabat-sahabat kami untuk tidak percaya pada berita palsu," kata Pradeep di Gedung Kemenko Polhukam usai bertemu dengan Mahfud, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (28/2).


Pradeep menyebut informasi yang menyebar saat ini telah disesatkan demi kepentingan pribadi yang dilakukan untuk mengganggu jalinan kemajemukan negara India.


"Dan banyak kepentingan pribadi dan kelompok yang ingin menghancurkan jalinan tersebut. Karena jika satu jalinan tersebut hilang, maka tidak ada India, tidak ada Indonesia," Kata dia.

Puluhan orang meninggal dan ratusan orang lainnya terluka dalam bentrokan antara umat Hindu dan Muslim di timur Ibu Kota New Delhi, India yang terjadi sejak Selasa (25/2).

[Gambas:Video CNN]

Bentrokan itu bermula dari demonstrasi kecil menentang Undang-Undang Kewarganegaraan. UU kontroversial itu mengizinkan India memberi status kewarganegaraan terhadap imigran yang menerima persekusi di negara asalnya seperti Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan.

UU itu hanya berlaku bagi imigran pemeluk agama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Muslim.


Unjuk rasa itu meluas dan menjadi rusuh setelah umat Hindu dan umat Muslim saling melempar batu. Bahkan, beberapa orang yang terlibat dalam kerusuhan dilaporkan membawa pedang dan senjata lainnya. (tst/ayp)