Karyawan Google di Zurich Positif Infeksi Virus Corona

tim, CNN Indonesia | Minggu, 01/03/2020 12:20 WIB
Seorang karyawan Google di Zurich, Swiss didiagnosa positif infeksi virus corona (Covid-19). Seorang karyawan Google di Zurich, Swiss didiagnosa positif infeksi virus corona (Covid-19).(CNN Indonesia/Agnes Savithri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang karyawan Google di Zurich, Swiss didiagnosa positif infeksi virus corona (Covid-19).

"Kami menginformasikan bahwa satu karyawan dari kantor kami di Zurich didiagnosa dengan virus corona," kata juru bicara Google dalam penyataannya, dikutip dari Business Insider. 

"Mereka berada di kantor Zurich selama beberapa waktu sebelum memiliki gejala. Kami sudah mengambil dan akan terus mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan, mengikuti saran dari petugas kesehatan masyarakat, karena kami memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua orang."


Hanya saja, kantor Google di Zurich, dan kantor-kantor lainnya di masih beroperasi seperti biasa.

Mengutip CNet, ada Jumat (28/2), Google membatalkan Google News Initiative Summit karena kekhawatiran akan sebaran virus corona. Konferensi tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2020 di Sunnyvale, California dan bertujuan mempertemukan ratusan orang di industri media.



"Kami menyesal harus membatalkan pertemuan tersebut, tetapi kesehatan dan kesejahteraan tamu adalah prioritas nomor satu kami," kata Richard Gingras, Vice President of news di Google dalam sebuah pernyataan.

Namun Google masih memiliki rencana untuk mengadakan konferensi lainnya yang disebut Google I/O pada Mei 2020 mendatang.

Tak cuma acara Google yang terancam, penyakit dengan gejala seperti flu ini juga mengganggu berbagai industri teknologi lainnya. Facebook pada hari Kamis mengumumkan telah membatalkan F8, acara jejaring sosial terbesar tahun ini, karena kekhawatiran virus corona. Sebaliknya, Facebook akan mengadakan acara lokal dan siaran langsung yang lebih kecil. MWC, konferensi ponsel besar-besaran yang diadakan di Barcelona, juga dibatalkan awal bulan ini. (chs)