Dilansir dari AFP, seorang komandan militer Irak mengungkap roket tersebut merupakan serangan ke-22 terhadap kepentingan militer Amerika di Irak itu sejak akhir Oktober.
Serangan terhadap pangkalan militer tersebut tidak melukai siapa pun atau menyebabkan kerusakan. Serangan roket sebelumnya yang menargetkan tentara, diplomat, dan fasilitas AS di Irak telah menewaskan seorang kontraktor AS dan seorang prajurit Irak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Dua Roket Kembali Hantam Kedubes AS di Irak |
Serangan roket Katyusha di zona hijau dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Sejauh ini AS menuding kelompok Hashsha al-Shaabi sebagai dalang di balik serangan kali ini. Hashsha al-Shaabi merupakan kelompok yang didukung Iran, yakni jaringan militer yangs ecara resmi dimasukkan ke dalam pasukan keamanan negara Irak.
[Gambas:Video CNN]
(afp/age)