Satu WNI di Arab Saudi Dinyatakan Positif Virus Corona

CNN Indonesia | Senin, 16/03/2020 14:22 WIB
Arab Saudi mengonfirmasi 15 kasus baru virus corona (Covid-19), dan salah satu pasien dilaporkan merupakan warga Indonesia. Arab Saudi mengonfirmasi 15 kasus baru virus corona (Covid-19), dan salah satu pasien dilaporkan merupakan warga Indonesia. (AP/Amr Nabil)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi mengonfirmasi 15 kasus baru virus corona (Covid-19), dan salah satu pasien dilaporkan merupakan warga Indonesia.

Al Arabiya melaporkan 15 pasien tersebut terdiri dari dua warga Riyadh, seorang warga Filipina, dan seorang warga Indonesia. Keempat orang tersebut dikabarkan tertular dari pasien kasus sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, Duta Besar RI di Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, tidak segera bisa menjawab pertanyaan CNNIndonesia.com terkait laporan mengenai satu WNI tersebut.



Begitu pula dengan pelaksana juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, dan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemlu RI, Judha Nugraha.

Keempat orang itu saat ini dikabarkan telah dikarantina di sebuah rumah sakit di ibu kota Riyadh. Sementara itu, sebelas pasien lainnya terdiri dari lima warga Saudi dan saat ini telah dirawat di fasilitas medis di Qatif.

[Gambas:Video CNN]

Pasien lainnya disebut merupakan seorang pria Saudi yang baru datang dari Iran, salah satu negara Timur Tengah dengan kasus virus corona terbanyak, dan perempuan Saudi yang baru melakukan perjalanan dari Irak. Keduanya tengah diisolasi di rumah sakit di Qatif.

Seorang pria Saudi berasal dari Mesir juga dinyatakan positif corona dan kini tengah dirawat di fasilitas medis di Dammam.


Dua pria Saudi masing-masing baru melakukan perjalanan dari Inggris dan Swiss juga positif Covid-19 dan kini tengah dikarantina di fasilitas medis di Jeddah.

Dengan kasus baru ini, total ada 118 kasus virus corona yang terjadi di Arab Saudi. Sebanyak tiga pasien Covid-19 telah dinyatakan sembuh.
Satu WNI Positif Virus Corona di Arab SaudiFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian

Sebelum kasus corona bertambah, Arab Saudi telah menerapkan pembatasan perjalanan bagi pendatang dari luar negeri. Saudi telah menangguhkan perjalanan umrah bagi seluruh umat Muslim di dunia.

Belakangan, Saudi juga melarang warga dari 51 negara termasuk Indonesia, China, Korea Selatan, dan Jepang masuk ke negaranya demi mencegah penyebaran corona.


Saudi juga telah menutup mal-mal, pusat perbelanjaan, dan apotik. Pemerintahan Raja Salman juga telah melarang kafe dan restoran buka, kecuali layanan pesan antar.

Menurut data virus corona telah menginfeksi lebih dari 169 ribu orang di seluruh dunia dengan jumlah kematian sebanyak 6.500 jiwa dan 77.771 orang dinyatakan sembuh. (rds/dea)