Arab Saudi Laporkan Kematian Pertama akibat Corona

CNN Indonesia | Rabu, 25/03/2020 04:22 WIB
Arab Saudi Laporkan Kematian Pertama akibat Corona Ilustrasi. (ARIF FIRMANSYAH/ARIF FIRMANSYAH)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi mengonfirmasi kematian pertama akibat virus corona pada Selasa (24/3), setelah kasus infeksi di negara itu menembus angka 767.

Kementerian Kesehatan Saudi melaporkan bahwa pasien yang meninggal merupakan warga Afghanistan di Madinah.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenkes Saudi juga melaporkan 125 kasus corona baru, menjadi lonjakan terbesar di negara itu dalam sehari. Dengan total kasus 767, Saudi menjadi negara Teluk dengan kasus infeksi virus corona tertinggi.
Guna mencegah penyebaran virus corona lebih jauh, Saudi sudah menerapkan jam malam sejak awal pekan ini. Mereka juga menutup bioskop, mal, hingga restoran.


Tak hanya itu, mereka juga menangguhkan ibadah umrah yang menjadi salah satu penyumbang devisa bagi negara ekonomi terbesar di Teluk tersebut.

Negara Teluk lainnya juga terpukul akibat Covid-19. Uni Emirat Arab, misalnya, menangguhkan semua penerbangan dan program transit sejak awal pekan ini.

[Gambas:Video CNN]

Keputusan ini dianggap dapat memukul perekonomian UEA mengingat Dubai memiliki bandara tersibuk di dunia untuk penumpang internasional di mana 86,4 penumpang lalu-lalang tahun lalu.

Oman juga akan menghentikan semua pesawat penumpang mulai 29 Maret mendatang, kecuali dari dan menuju Musandam.

Sementara itu, Kuwait dianggap melakukan upaya pencegahan Covid-19 paling ketat dengan menerapkan lockdown setelah kasus infeksi virus corona di negaranya mencapai 191. (has/has)