Kematian Akibat Virus Corona di Inggris Capai Rekor Tertinggi

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 03:38 WIB
Inggris mencatat jumlah kematian akibat virus corona tembus 381 kasus pada Selasa (31/3). Angka tersebut merupakan rekor harian tertinggi. Angka kematian di Inggris mencapai rekor tertinggi. (AP/Jean-Francois Badias).
Jakarta, CNN Indonesia -- Inggris mencatat jumlah kematian akibat virus corona tembus 381 kasus pada Selasa (31/3). Kematian tersebut merupakan rekor. 

Jumlah kasus tersebut melampaui korban harian tertinggi sebanyak 260 yang dicatat pada Sabtu (28/3) lalu. NHS Inggris dalam pernyataan yang mereka keluarkan menyatakan kasus meninggal tersebut terjadi pada pasien berusia 19 dan 98 dan semua umur kecuali 28 tahun. 

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan peningkatan angka kematian akibat virus corona beberapa waktu belakangan ini harus mulai meningkatkan kesadaran bagi masyarakat. Peningkatan kesadaran tersebut terutama berkaitan dengan penerapan protokol; menjaga jarak sosial aman demi mencegah penyebaran virus.


"Meningkatnya jumlah kematian dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pentingnya masyarakat untuk terus berpegang pada pedoman jarak sosial yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata Johnsonseperti dikutip dari AFP, Rabu (1/4).

Sekitar 25.150 orang kini dinyatakan positif terinfeksi virus corona di Inggris. Dalam daftar orang yang terinfeksi tersebut adalah Perdana Menteri Boris Johnson,

Data yang diterbitkan oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) untuk Inggris dan Wales pada Selasa kemarin menunjukkan bahwa angka infeksi tersebut sebenarnya bisa 24 persen lebih tinggi dari yang terdata sekarang ini.

Peningkatan kasus infeksi tidak hanya terjadi di Inggris. Peningkatan kasus dan juga kematian juga terjadi di sejumlah negara.

Salah satunya Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam tersebut, jumlah kematian akibat virus corona sudah menembus 3.415.

Angka kematian tersebut melampaui China atau negara sumber pertama penyebaran penyakit yang hanya mencapai 3.309 kasus. 

Selain AS, masalah sama juga terjadi di Italia. Jumlah kematian akibat virus corona di negara tersebut telah menembus 12.428. 

[Gambas:Video CNN]

(AFP/agt)