Kilas Internasional

Pasien Pulih Kembali Kena Corona hingga WNI Terjebak di India

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 06:30 WIB
Pasien sembuh di China kembali positif corona hingga 731 WNI jemaah tablig di India terjebak lockdown ramaikan berita internasional, Selasa (31/3). Ilustrasi pasien corona di China. (Hector RETAMAL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Selasa (31/3). Mulai pasien sembuh di China kembali positif virus corona hingga 731 WNI jemaah tablig di India terjebak lockdown.

1. Dites Ulang, Pasien Sembuh di China Kembali Positif Corona

Presiden Rumah Sakit Tongji, Wang Wei mengonfirmasi lima dari 145 pasien atau sekitar tiga hingga 10 persen pasien di Wuhan, China yang sempat dinyatakan sembuh kembali terinfeksi virus corona.


Peneliti dan tim dokter saat ini tengah berupaya untuk menentukan apakah pasien yang pulih masih dapat kembali menginfeksi orang lain. Atau opsi lain kemungkinan tubuh eks pasien telah mengembangkan antibodi yang menawarkan kekebalan terhadap virus corona.


Wang mengatakan lima pasien yang dinyatakan kembali positif corona tidak mengalami gejala secara umum.

2. Indonesia Larang Warga Asing Masuk demi Tekan Corona

Pemerintah memutuskan melarang warga asing dari seluruh dunia untuk masuk dan transit ke Indonesia demi menekan penyebaran virus corona (Covid-19). 

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan hal itu diputuskan oleh Presiden Jokowi dalam rapat terbatas bersama menteri kabinet secara virtual pada Selasa (31/3) pagi.


"Soal pengaturan lalu lintas orang asing, pak Presiden memutuskan bahwa kebijakan yang ada selama ini perlu diperkuat dan telah diputuskan semua kunjungan dan transit warga asing ke Indonesia sementara akan dihentikan," kata Retno dalam pernyataan kepada wartawan dalam video conference usai ratas.

3. 731 WNI Jemaah Tablig Status ODP di India Terjebak Lockdown

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memaparkan ada sekitar 1.456 warga Indonesia jemaah tablig akbar di luar negeri. Sebanyak 731 dari ribuan WNI tersebut merupakan jemaah tablig di India yang tengah terjebak aturan pembatasan wilayah atau lockdown akibat virus corona.

[Gambas:Video CNN]

"Mengenai jamaah Tabligh, data yang kami peroleh sekali lagi jumlah yang pasti kami tidak pernah tahu, tetapi setidaknya yang kami peroleh sampai saat ini jumlah (WNI) jamaah tabligh adalah 1.456 orang dan 731 diantaranya berada di India," kata Retno disela panggilan video usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, Selasa (31/3) pagi. (dea)