Pasien Sembuh Corona di Italia dan Spanyol Lebihi Kematian

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 08:10 WIB
Jumlah pasien sembuh infeksi virus corona di Italia dan Spanyol dilaporkan telah melebihi angka kematian, Rabu (1/4). Ilustrasi pasien virus corona di Italia. (AP/Claudio Furlan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pasien sembuh infeksi virus corona di Italia dan Spanyol dilaporkan telah melebihi angka kematian, Rabu (1/4).

Berdasarkan data terbaru situ pelaporan online Worldometers, jumlah korban meninggal karena Covid-19 di Italia sebanyak 12.428, sedangkan pasien sembuh mencapai 15.729. Untuk kasusnya sendiri di sana terdapat 105.792.

Meski demikian Italia masih berada di urutan teratas sebagai negara dengan kematian corona tertinggi di dunia.



Di Spanyol tercatat ada 8.464 kematian akibat Covid-19, sedangkan pasien sembuh mencapai 19.259 dari 95.923 kasus.

Hingga saat ini virus corona telah menginfeksi 856.917 orang di dunia dengan 42.107 korban meninggal, dan 177.141 pasien sembuh.

Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak dengan 187.347 pasien. Sementara korban meninggal 3.860 dan 6.461 pasien dinyatakan sembuh.

[Gambas:Video CNN]

China yang menjadi tempat awal penyebaran virus corona tercatat memiliki 81.518 kasus, 3.305 korban meninggal, dan 76.052 sembuh.

Di Timur Tengah, Iran menempati urutan teratas dengan catatan 44.605 kasus, 2.898 meninggal, dan 14.656 sembuh.


Korea Selatan menjadi negara di Asia paling terdampak corona setelah China. Di Korsel terdapat 9.786 kasus Covid-19, 162 meninggal, dan 5.408.

Virus corona mulai merebak pada Desember 2019 di Kota Wuhan, China. Diduga virus itu berasal dari hewan lalu menular kepada manusia.
Pasien Sembuh Corona di Italia dan Spanyol Lebihi KematianFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Virus itu kemudian menyebar ke penjuru negeri dan bahkan lintas negara. Namun di Wuhan sendiri pandemi corona mulai mereda.

Bahkan status lockdown yang diterapkan di Provinsi Hubei telah dicabut seiring terus menurunnya laporan kasus baru Covid-19.


Sejumlah negara juga mengikuti langkah China dengan menempuh lockdown untuk menekan penyebaran virus corona. Selain penguncian wilayah, cara lain yang dianggap mampu mencegah penularan Covid-19 adalah dengan menjaga jarak fisik. (dea)