Dua WNI di AS Positif Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 13:44 WIB
Dua WNI di AS Positif Virus Corona Ilustrasi suasana di Kota New York, Amerika Serikat. KJRI New York menyatakan ada dua WNI di AS dinyatakan positif terinfeksi virus corona. (AP Photo/Mark Lennihan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua warga Indonesia di Amerika Serikat dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) pada Rabu (1/4).

Konsulat Jenderal RI di New York menuturkan kedua WNI tersebut berada di wilayah kerja mereka.

"Berdasarkan laporan yang diterima KJRI New York sejauh ini, terdapat dua WNI yang berstatus positif Covid-19," bunyi pernyataan KJRI New York.


KJRI New York memiliki wilayah kerja di 15 negara bagian di Pesisir Timur AS, dengan jumlah WNI sekitar 32.000 belum termasuk diaspora Indonesia yang telah menjadi warga AS.


Menurut KJRI New York, jumlah WNI positif corona itu ada kemungkinan masih bisa bertambah. Sebab, jumlah WNI positif corona itu di luar warga Indonesia yang belum melaporkan kondisinya kepada KJRI New York.

Sementara itu, KJRI New York juga membantah laporan yang menyebutkan bahwa ada dua WNI beserta keluarganya yang meninggal akibat Covid-19 di Queens, New York.

Dari laporan yang didapatkan sejauh ini, KJRI menuturkan ada dua diaspora Indonesia yang meninggal akibat Covid-19 yakni atas nama Bren Rustam dan Hartoyo Wijaya.

KJRI menuturkan kedua diaspora Indonesia itu telah menjadi warga negara AS.

"Hingga saat ini, KJRI New York belum menerima laporan adanya WNI di wilayah kerja kami yang meninggal dunia akibat Covid-19. Adapun almarhum Bapak Hartoyo Wijaya dan almarhum Bapak Bren Rustam adalah diaspora RI yang berkewarganegaraan AS," bunyi pernyataan KJRI New York.

[Gambas:Video CNN]

KJRI New York menuturkan istri Bren memang seorang WNI. Istri Bren dan anaknya tengah dirawat di rumah sakit di New York setelah menjalani proses melahirkan melalui bedah caesar.

"KJRI New York terus memantau kondisi kesehatan keduanya melalui pihak keluarga."

Kasus corona di Amerika Serikat memang kian mengkhawatirkan lantaran menjadi yang tertinggi di dunia saat ini.

Berdasarkan data Sekolah Kedokteran John Hopkins University pada Kamis (2/4), kasus corona di AS mencapai 215.417 orang atau yang tertinggi di dunia mengalahkan China, sumber penyebaran Covid-19.

Jumlah kematian akibat Covid-19 di Negeri Paman Sam juga telah mencapai 5.116 pasien. Rekor kematian di AS mencapai yang tertinggi pada Rabu (1/4), yakni sebanyak 917 orang dalam sehari.
Dua WNI di AS Positif Virus Corona(CNN Indonesia/Fajrian)
Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat hanya dalam lima hari terakhir. Sebab, pada Sabtu (28/3), kasus corona di AS baru menembus 100 ribu pasien.

Kasus corona di negara bagian New York menjadi yang tertinggi di AS yakni mencapai 84.025 pasien dengan catatan 2.219 kematian. (rds/ayp)