Yakin Nihil Corona, Warga Turkmenistan Gladi Resik Berdekatan

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 04:40 WIB
Gladi resik Hari Kesehatan Dunia diikuti ribuan warga Turkmenistan dengan tidak menjaga jarak untuk menghindari penularan virus corona. Ilustrasi Kota Ashgabat, Tajikistan. (Istockphoto/avatavat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Turkmenistan dilaporkan mengabaikan imbauan menjaga jarak di antara para penduduk guna mengurangi dampak penyebaran virus corona (Covid-19), dengan mengumpulkan ribuan orang dalam gladi resik untuk memperingati Hari Kesehatan Dunia.

Sebuah siaran televisi pemerintah setempat pada Selasa (7/4) malam menunjukkan ratusan orang yang mengenakan baju olahraga berwarna sama, dan bersepeda dalam formasi saling berdekatan di Ashgabat, sebagaimana dilansir dari AFP.


Media setempat menyebutkan bahwa sekitar 7 ribu warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan bersepeda di bekas bagian Uni Soviet itu.


Siaran televisi juga menunjukkan beberapa pegawai negeri termasuk staf medis melakukan peregangan di dalam dan di luar gedung pemerintah.

Sementara, Presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdymukhamedov, terlihat menunggang kuda dan bersepeda dengan sekelompok kecil pejabat.

Turkmenistan bersama dengan Korea Utara adalah negara yang mengklaim mereka tidak memiliki kasus virus corona, yang kini telah menewaskan lebih dari 80 ribu orang di seluruh dunia. Padahal Turkmenistan berbatasan dengan Iran, salah satu negara yang mencatat korban meninggal cukup besar akibat pandemi virus corona.


Pemerintah negara itu terkenal tertutup atas data statistik nasional, baik yang berhubungan dengan kesehatan atau ekonomi, dan sering diragukan oleh para ahli.

Sebuah laporan berita pada Rabu (8/4), mengatakan pihak berwenang di Turkmenistan tengah membangun sebuah rumah sakit untuk mengobati penyakit menular di wilayah Akhal yang mengelilingi Ashgabat. Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan hal apapun terkait Covid-19.

Berdymukhamedov sempat menyebutkan Covid-19 di depan publik untuk pertama kalinya pada minggu lalu dalam sebuah pidato, yang menyinggung tentang ancaman ekonomi akibat pandemi.
Yakin Nihil Corona, Warga Turkmenistan Gladi Resik Berdekatan(CNN Indonesia/Fajrian)
Selain Turkmenistan, Tajikistan juga salah satu bekas wilayah Uni Soviet di Asia Tengah yang belum mengumumkan kasus virus corona. Kedua negara mengirimkan anak-anak kembali ke sekolah setelah liburan musim semi minggu ini. (ara/ayp)

[Gambas:Video CNN]