Kasus Virus Corona di Jepang Melampaui 5.000 Orang

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 21:08 WIB
Pemerintah Jepang mencatat ada 5.678 orang positif virus corona, dan 94 negara di antaranya meninggal. Ilustrasi penduduk Jepang di tengah wabah virus corona. (AP/Jae C. Hong)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang pada Rabu (8/4) pukul 11.30 waktu setempat, terdapat 5.678 penduduk yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Dilansir Kyodo News, Kamis (9/4), angka tersebut didapatkan dari total 52.901 orang yang diperiksa di Jepang dalam satu hari. Termasuk 712 orang yang berada di kapal pesiar Diamond Princess.


Dari peta yang dibuat menggunakan data dari Otoritas Informasi Geospasial Jepang, kasus terbanyak terdapat di Tokyo dengan 144 orang. Sementara kasus lainnya tersebar di beberapa wilayah, seperti di Prefektur Hokkaido, Chiba, Saitama dan Kanagawa.


Tokyo dan beberapa kota besar di Jepang tampak sangat sepi sejak pemberlakuan status darurat nasional pada Selasa lalu. Banyak toko yang tutup dan lebih sedikit orang berada di jalan.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, melakukan hal itu untuk mengekang penyebaran virus corona, khususnya di beberapa daerah yang dinilai terdampak virus paling besar.


Keadaan darurat yang telah diumumkan berpusat di Tokyo, Chiba, Kanagawa dan Saitama, Osaka, Hyogo serta Fukuoka.

Prefektur Aichi di Jepang juga dikabarkan tengah telah meminta pemerintah pusat untuk menambahkannya ke daerah-daerah yang berada di bawah keadaan darurat tersebut.

Pengelola taman hiburan Disneyland dan DisneySea Tokyo, Oriental Land, juga kembali memperpanjang penutupan mereka, dan berencana akan kembali beroperasi pada pertengahan Mei mendatang sesuai anjuran pemerintah.

Gubernur Bank Sentral Jepang, Haruhiko Kuroda, mengatakan bahwa wabah virus corona memiliki "dampak serius" pada ekonomi Jepang, dan bahwa prospek ekonomi global tetap sangat tidak jelas.
Kasus Virus Corona di Jepang Melampaui 5.000 Orang(CNN Indonesia/Fajrian)
Sementara itu, berdasarkan situs worldometer pada Rabu (8/4) menunjukkan Jepang memiliki sebanyak 4.667 kasus virus corona, dengan 94 jumlah kematian. (ara/ayp)

[Gambas:Video CNN]