Perwakilan dari 16 negara bagian di Jerman melakukan pertemuan dengan Kanselir Angela Merkel untuk menarik keputusan jelang batas akhir lockdown pada 19 April 2020.
Mengutip AFP, dalam pertemuan tersebut Merkel dan para perwakilan sepakat untuk memperpanjang lockdown hingga 3 Mei nanti di tengah laporan kasus baru virus corona yang terus menurun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seibert juga mengatakan kebijakan lockdown telah berimbas pada perekonomian Jerman yang saat ini menghadapi resesi.
"Langkah yang harus kita tempuh dalam beberapa pekan ke depan merupakan bagian dari upaya pelonggaran lockdown yang diputuskan secara hati-hati untuk mempertahankan usaha keras melawan pandemi," kata Seibert.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Keputusan untuk memperpanjang lockdown berbanding terbalik dengan negara tetangga, Spanyol. Negeri Matador sejak dua hari terakhir mulai melonggarkan lockdown kendati laporan kasus baru virus corona masih terus bertambah.
Sementara sejumlah usaha seperti toko, bar, restoran, dan bisnis lain yang dianggap tidak terlalu memegang peranan penting dalam roda perekonomian negara saat ini masih ditutup.
Jerman merupakan negara keempat dengan kasus virus corona tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia. Berdasarkan data John Hopkins University hingga saat ini ada 134.753 kasus Covid-19 dengan 3.804 orang di antaranya meninggal. (afp/evn)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian