Otoritas Kejaksaan Nasional Afrika Selatan mengatakan Ndabeni dinyatakan bersalah dan diharuskan membayar denda sebesar 1.000 rand atau sekitar Rp800 ribu.
Ia ketahuan keluar rumah saat mendapat cuti khusus corona di awal April lewat sebuah unggahan di Instagram. Dalam foto tersebut ia terlihat menikmati makan siang dengan mantan deputi menteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip AFP, pemerintah menyatakan kunjungan makan siang yang dilakukannya melanggar hukum di tengah keharusan untuk tetap tinggal di rumah selama lockdown.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Atas kesalahannya itu, Ndabeni-Abrahams menyatakan permintaan maaf kepada publik.
Presiden Cyril Ramaphosa menjatuhi hukuman bagi Ndabeni-Abrahams dibebaskan dari tugasnya sebagai menteri selama dua bulan.
Kebijakan tersebut memicu permasalahan baru seperti aksi penjarahan, kekerasan terhadap perempuan dan kekerasan rumah tangga hingga kerusuhan massa.
Setidaknya ada 2.300 laporan kekerasan terhadap perempuan dan lebih dari 148 orang telah ditangkap dalam sehari diberlakukan aturan lockdown. Aparat kepolisian dan tentara yang dikerahkan untuk melakukan pengamanan dituduh melakukan aksi brutal terhadap warga.
Hingga saat ini Afrika Selatan mencatat 3.456 kasus virus corona dan menjadi negara yang paling terdampak di benua Afrika setelah Mesir. (afp/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian