Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina menuturkan remaja berusia 15 tahun itu bernama Zaid Qaysia. Ia tewas akibat luka tembak di kepalanya saat bentrokan antara sekelompok pengungsi dan tentara Israel terjadi di kamp penampungan Al-Fawar, dekat Kota Hebron.
Selain Qaysia, empat warga Palestina lainnya terluka dalam bentrokan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasukan Israel akhirnya menanggapi dengan cara pembubaran kerusuhan dan tembakan. Kami mengetahui laporan mengenai korban jiwa dan sejumlah warga Palestina yang terluka," bunyi pernyataan militer Israel.
Saksi mata mengatakan pasukan Israel merangsek masuk pada dini hari itu dan memicu bentrokan dengan penduduk sekitar.
Bentrokan ini terjadi bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, ke Yerusalem untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Keduanya bertemu demi membicarakan dukungan Washington bagi rencana Israel mencaplok wilayah Palestina di Tepi Barat, suatu langkah ilegal menurut komunitas internasional dan dianggap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melanggar hukum internasional.
Pemerintah Palestina mengecam langkah itu dan memperingatkan bakal terjadi gelombang kekerasan. (rds/ayp)