Masa darurat di Spanyol akan berakhir pada 24 Mei. Namun jika permintaan perpanjangan disetujui, maka masa darurat akan berlangsung selama satu bulan hingga Juni.
"Pemerintah Spanyol akan meminta parlemen untuk menyetujui perpanjangan baru keadaan darurat. Itu akan menjadi keadaan darurat. Alih-alih 15 hari (perpanjangan), kini menjadi sekitar sebulan," kata Sanchez dalam pidato yang disiarkan televisi, dilansir dari AFP, Minggu (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperbaharui empat kali, keadaan darurat telah menbuat pemerintah Spanyol memberlakukan beberapa pembatasan paling ketat di dunia terhadap hampir 47 juta penduduk, meskipun sejak itu telah mulai dilakukan pelonggaran dengan cermat yang akan selesai pada akhir Juni.
Data terbaru menunjukkan penurunan signifikan, dengan jumlah kematian pada kemarin malam turun menjadi 102 kasus dan menjadi angka terendah dalam dua bulan terakhir.
Sejak 11 Mei, setengah dari populasi Spanyol mendapat 'kebebasan' dari pelonggaran pembatasan, dengan kafe-kafe dibuka kembali dan orang-orang diizinkan untuk bertemu dalam kelompok hingga 10 orang.
Kemudian pada hari Senin (19/5) mendatang, tiga perempat populasi Spanyol akan dapat menikmati kebebasan seperti itu, meskipun langkah pelonggaran belum resmi dilakukan di daerah-daerah yang paling terpukul seperti ibu kota Madrid dan Barcelona.
Meskipun ada seruan untuk memulai kembali ekonomi, dengan penekanan khusus pada pariwisata, yang menyumbang 12 persen dari PDB Spanyol, Sanchez membela pendekatan pemerintah yang dilakukan secara cermat dan hati-hati.
"Jika kita bertindak terlalu cepat, dan kita membuat langkah yang salah, kita bisa berisiko membahayakan kredibilitas internasional yang telah berpuluh-puluh tahun kita bangun," katanya. (afp/osc)