Seperti dilansir CNN, Minggu, (24/5), surat kabar tersebut juga menuliskan di halaman depan dengan tajuk "Jumlah kematian di AS hampir 100.000, Sebuah kehilangan yang tidak terhitung".
Daftar nama korban meninggal akibat Covid-19 di AS itu berada pada halaman depan hingga empat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Landon mengatakan proses memuat daftar nama korban meninggal Covid-19 itu sedikit melelahkan.
Dalam penjelasannya, The New York Times menulis, "Seribu orang ini hanya menggambarkan satu persen dari jumlah korban".
Menurut data Universitas John Hopkins, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di AS mencapai 96.046 orang.
Sedangkan dari data yang dihimpun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah korban meninggal virus corona di AS mencapai 94.011 orang. (ayp/ayp)