Iran Catat Kasus Baru Corona Tertinggi, 2.819 dalam Sehari

CNN Indonesia | Jumat, 29/05/2020 20:08 WIB
A commuter looks through a water-stained window wearing a mask and gloves to help guard against the Coronavirus, on a public bus in downtown Tehran, Iran, Sunday, Feb. 23, 2020. Iran's health ministry raised Sunday the death toll from the new virus to 8 people in the country, amid concerns that clusters there, as well as in Italy and South Korea, could signal a serious new stage in its global spread. (AP Photo/Ebrahim Noroozi) Iran mencatat lonjakan tertinggi harian infeksi corona sebanyak 2.189 kasus baru dalam sehari. (Foto: AP/Ebrahim Noroozi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Iran mengumumkan penambahan kasus baru virus corona tertinggi dalam dua bulan terakhir. Kementerian Kesehatan Iran melaporkan 2.189 kasus baru dalam tempo 24 jam.

Jumlah kali ini merupakan yang tertinggi dalam dua bulan terakhir sejak kasus corona pertama kali dilaporkan menginfeksi Iran.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Kianoush Jahanpour mengatakan penambahan kasus baru ini menjadikan total kasus corona di Iran menjadi 146.668.


Mengutip AFP, angka itu adalah jumlah tertinggi yang diumumkan Iran untuk satu hari sejak 2 April. Infeksi baru di Iran telah meningkat sejak negara itu mencapai level penularan terendah dalam hampir dua bulan pada 2 Mei.

Jahanpour mengatakan angka kematian akibat virus telah bertambah sebanyak 50 orang dalam periode yang sama, sehingga jumlah keseluruhan menjadi 7.677 kematian.

Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Insert Artikel - Waspada Virus Corona

Sejauh ini pemerintah telah kembali menerapkan penguncian di satu provinsi, Khuzestan, yang terletak di perbatasan barat daya Irak. Provinsi ini tetap menjadi zona merah atau berada di level tertinggi penularan.
 
"Provinsi Khorasan Razavi, Azerbaijan timur dan barat, Lorestan, Kurdistan, Kermanshah, Hormozgan, dan Mazandaran juga berada dalam situasi kritis," kata Jahanpour.

Lonjakan kasus baru ini terjadi setelah pemerintah mencabut sebagian besar penguncian wilayah atau lockdown.

Iran saat ini menjadi negara dengan kasus corona tertinggi di Timur Tengah. Arab Saudi menjadi urutan kedua kasus corona tertinggi di Timur Tengah sebanyak 80.185 kasus dengan 54.553 pasien sembuh dan 441 kematian. (ans/evn)

[Gambas:Video CNN]