Pesawat Lufthansa yang kebanyakan berisi pekerja asal Jerman ini mendarat di bandara Tianjin, Beijing tenggara pada Sabtu (30/5) siang.
Pemerintah China mengurangi jadwal penerbangan internasional akhir Maret lalu dan melarang warga asing, termasuk mereka yang memiliki visa izin tinggal, masuk ke negara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak pekerja yang terdampar di luar negeri dan tidak bisa kembali ke China setelah mereka meninggalkan negara itu saat wabah memuncak.
Ratusan pekerja yang kembali pada Sabtu ini terdiri dari para pegawai perusahaan-perusahaan Jerman dan keluarga mereka. Mereka pun menjalani pemeriksaan Covid-19 setelah mendarat dan akan menjalani karantina selama dua pekan.
![]() |
Pesawat kedua yang berisi penumpang yang harus berada di China untuk keperluan ekonomi, komersial, keilmuan dan teknologi atau alasan kemanusiaan darurat dijadwalkan berangkat dari Frankfurt menuju Shanghai pada 3 Juni mendatang.
Pemerintah China mulai mencabut larangan pembatasan terhadap warga asing dua bulan setelah menutup wilayahnya.
Beijing mengumumkan bahwa sejumlah warga Singapura juga akan diizinkan kembali ke China pada awal Juni.
Lihat juga:Donald Trump Akhiri Hubungan AS dengan WHO |
Badan Penerbangan Sipil China mengatakan jumlah penerbangan internasional antara China dan tempat lain di dunia akan meningkat dari 134 menjadi 407 per minggu mulai Senin (1/6) mendatang. (yns)
