Donald Trump Saksikan Langsung Peluncuran SpaceX Tanpa Masker

CNN, CNN Indonesia | Minggu, 31/05/2020 07:23 WIB
President Donald Trump points as he walks to the podium to speak during an event at the Vehicle Assembly Building on Saturday, May 23, 2020, after viewing the SpaceX flight at NASA's Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla. A rocket ship designed and built by SpaceX lifted off on Saturday with two Americans on a history-making flight to the International Space Station. (AP Photo/Alex Brandon) Presiden AS Donald Trump. (AP/Alex Brandon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyaksikan langsung dari dekat peluncuran roket SpaceX dan NASA pada Sabtu (30/5) mengatakannya sebagai 'pemandangan indah'. Trump yang diberitakan CNN tidak menggunakan masker saat peluncuran datang ke lokasi menggunakan Air Force One bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. 

Peluncuran itu merupakan momen bersejarah bagi AS sebab menjadi yang pertama sejak 10 tahun terakhir mengirimkan manusia ke luar angkasa. Peluncuran juga menandakan keberhasilan perusahaan swasta seperti SpaceX dapat mengangkasa dengan biaya lebih murah ketimbang dilakukan sendirian oleh NASA.


Roket SpaceX Falcon 9 yang membawa kapsul Crew Dragon mengangkasa pada pukul 15.22 dari Kennedy Space Center di Florida, AS. Penerbangan ini membawa astronaut Robert Behnken dan Douglas Hurley sekitar 19 jam menuju International Space Station (ISS).


"Itu menakjubkan, teknologinya, kekuatannya. Saya sangat bangga orang-orang di NASA, semua orang yang bekerja sama, publik dan swasta. Saat anda melihat pemandangan seperti itu, itu luar biasa," kata Trump.

Trump juga terlihat berbicara dengan Elon Musk, CEO SpaceX, setelah peluncuran.

"Saya selalu berbicara dengannya. Orang hebat. Dia adalah salah satu otak hebat kita, kita suka otak yang hebat, dan Elon telah melakukan pekerjaan fantastis," ucap Trump.

Presiden ke-45 AS itu juga mengatakan telah berbicara dengan para astronaut sebelum peluncuran. Dia bilang mengatakan pada mereka 'Tuhan memberkati Anda' dan memuji atas keberaniannya.

Trump menyebut peluncuran ini menjadi inspirasi buat negara sebab dilakukan semasa pandemi virus corona (Covid-19). AS saat ini adalah negara yang paling parah kena dampak pandemi dengan catatan 1,8 juta kasus positif, 531.499 orang sembuh, dan jumlah kematian tertinggi di dunia, yakni 105.557 orang.

Dia juga menyinggung soal menjadikan AS 'pemimpin dunia lagi' dalam hal perjalanan luar angkasa dan membicarakan soal misi ke Mars.

"Anda tidak bisa menjadi nomor satu di bumi kalau Anda nomor dua di luar angkasa. Kita tidak ke mana-mana menjadi nomor dua," sebut Trump.




Peluncuran roket SpaceX semestinya dilakukan pada Rabu (27/5) namun dinyatakan ditunda karena cuaca. Peluncuran akhirnya dilakukan pada jadwal kedua yang sudah direncanakan yakni 30 Mei.

Proyek ini didapatkan SpaceX dari NASA dengan nilai kontrak US$2,6 miliar. Terakhir kali AS mengirimkan manusia ke luar angkasa yakni pada 2011. (fea)

[Gambas:Video CNN]