Kasus Pelecehan Anak Jerman, Polisi Sita Rekaman 500 TB

CNN Indonesia | Minggu, 07/06/2020 01:49 WIB
Ilustrasi penculikan. Ilustrasi. (Istockphoto/ Giuda90)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi Jerman menangkap sebelas orang yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak dengan barang bukti berupa 500 terabyte (TB) data yang tersimpan dalam hard disk.

Ketua tim penyelidik kasus tersebut, Joachim Poll, mengatakan data yang disita dari ruang bawah tanah salah satu tersangka, di Muenster, Jerman, itu berupa video dan foto.

Poll mengatakan rekaman yang diambil para tersangka menunjukkan pelecehan "yang mengejutkan terhadap dua anak laki-laki oleh empat pria dewasa selama lebih dari dua jam.


"Anda tidak bisa membayangkannya," kata dia, dalam konferensi pers, dikutip dari AFP.

"Orang-orang ini, jika kamu bisa menyebutnya demikian, bertindak jahat dengan mengenkripsi semua diskusi mereka di ponsel mereka," lanjutnya.

Pelecehan itu, kata Poll, terjadi di sebuah rumah musim panas di Muenster milik ibu dari salah satu tersangka berusia 27 tahun.

Penyelidik juga menemukan setidaknya tiga calon korban kelompok ini yang berusia lima, 10, dan 12 tahun.

Polisi menyebut beberapa tersangka yang berasal dari sejumlah daerah di Jerman itu terkait dengan anak-anak tersebut.

Sebelumnya, Jerman sempat diterpa skandal pelecehan anak di Luegde, sekitar 125 Kilometer dari Muenster. Beberapa pria dikabarkan melecehkan anak-anak ratusan kali di sebuah perkemahan selama beberapa tahun.

(AFP/arh)

[Gambas:Video CNN]