Indonesia Mendukung Penuh Timor Leste Jadi Anggota ASEAN

ANTARA, CNN Indonesia | Kamis, 25/06/2020 01:22 WIB
A child is seen through an East Timor's national flag as he tries to sell flags along a beach in in Dili, 12 August 2007. The World Bank says East Timor, with a population of almost one million, remains one of the world's poorest nations.  AFP PHOTO/Jewel SAMAD (Photo by JEWEL SAMAD / AFP) Ilustrasi Timor Leste. (AFP Photo/Jewel Samad)
Jakarta, CNN Indonesia --

Upaya Timor Leste menjadi anggota ASEAN didukung penuh Indonesia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan hal tersebut saat mengikuti pertemuan virtual Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) dari Jakarta, Rabu (24/6).

"Indonesia mendukung penuh aplikasi Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN," kata Retno, disitat dari Antara.

Retno menjelaskan Timor Leste akan dikunjungi tiga tim pencari fakta yang menilai kesiapan menjadi anggota ASEAN. Ketiga tim tersebut masing-masing menilai pilar politik-keamanan, ekonomi, dan sosial budaya.


Tim pencari fakta politik-keamanan yang dipimpin Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Thailand telah berkunjung ke Dili pada 3-6 September 2019. Tim pencari fakta ekonomi dan sosial budaya disebut akan melakukan misinya pada tahun ini.

"Indonesia berharap proses ini dapat segera selesai dan Timor Leste dapat bergabung sebagai anggota ASEAN dalam waktu yang tidak terlalu lama," ucap Retno.

Timor Leste secara resmi merdeka dari Indonesia pada 20 Mei 2002. Saat masih bergabung dengan Indonesia, wilayah itu dinamakan provinsi Timor Timur.

Timor Leste telah mengajukan diri menjadi anggota ASEAN sejak 2011.

Dalam pertemuan ACC Indonesia juga membahas tentang langkah-langkah ASEAN beradaptasi pada masa new normal menghadapi pandemi Covid-19. Sekretariat ASEAN diharapkan memastikan kesiapan infrastruktur teknologi digital untuk memfasilitasi pertemuan virtual yang diperkirakan masih bakal terjadi pada masa depan.

Indonesia juga mengusulkan peningkatan kapasitas staf Sekretariat ASEAN di luar urusan administrasi, sehingga mereka dapat memberikan rekomendasi kebijakan substantif kepada negara-negara anggota.

(fea)

[Gambas:Video CNN]