KILAS INTERNASIONAL

Prajurit TNI Gugur di Kongo hingga Saudi Cegat Rudal Houthi

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 25/06/2020 06:30 WIB
Ratusan anggota Pasukan Garuda menunggu untuk diberangkatkan di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (13/12). Ratusan anggota TNI tersebut akan diberangkatkan ke Libanon untuk misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/ama/15. Seorang prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB gugur di Kongo. (Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang prajurit TNI yang bertugas untuk misi PBB meninggal di Kongo hingga koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi mencegat sejumlah pesawat nirawak dan rudal yang mengarah ke Riyadh mengisi kilas internasional, Rabu (24/6).


Prajurit TNI dalam Misi PBB Gugur di Kongo

Satu orang Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilaporkan meninggal dunia di Republik Demokratik Kongo dalam serangan militer pada Minggu (22/6). Satu orang TNI lainnya juga dilaporkan terluka.


Kedua TNI itu dijelaskan AFP diserang saat berpatroli sekitar 20 km dari kota Beni di provinsi North Kivu.

"Helm biru [tentara perdamaian PBB] meninggal dan lainnya terluka tetapi tidak terlalu serius. Dia dalam kondisi stabil," kata Sy Kuombo, petugas komunikasi pasukan perdamaian MONUSCO.

Leila Zerrougui, kepala kesatuan perdamaian MONUSCO, mengungkap serangan itu dilakukan oleh Allied Democratic Forces (ADF), kelompok bersenjata di wilayah Kongo. Sebagian besar anggota ADF merupakan Muslim asal Uganda, penentang Presiden Uganda Yoweri Museveni, yang datang pada 1990-an.

Media Australia Sebut Indonesia Hotspot Corona Selanjutnya

Sebuah artikel di media Australia, The Sydney Morning Herald, menjabarkan Indonesia sedang mengalami kekalahan dalam perang melawan virus corona (Covid-19) saat negara lain di Asia Tenggara sukses mengurangi jumlah infeksi wabah.

Saat perhatian dunia fokus pada Amerika Serikat, India, Rusia, dan Brasil yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 tertinggi, menurut artikel berjudul 'The world's next coronavirus hotspot is emerging next door' itu perkembangan di Indonesia disebut di bawah radar.

Artikel yang ditulis oleh James Massola, kontributor Asia Tenggara yang berbasis di Jakarta itu menjelaskan, dalam delapan dari 10 hari Indonesia merekam lebih dari 1.000 kasus baru setiap hari. Hasil reportase yang tayang pada 19 Juni itu juga mengatakan dua hari lainnya disebut nyaris 1.000 kasus baru.

Indonesia disebut dalam kondisi mengkhawatirkan sebab rasio tes Covid-19 rendah dan jumlah kematian tinggi. James mengutip dari data Worldmeters, Indonesia berada di posisi 163 dengan rasio pengetesan sebanyak 2.123 per 1 juta penduduk.

Saudi Cegat Drone dan Rudal Houthi yang Menuju ke Istana Raja

 Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi mencegat sejumlah pesawat nirawak dan rudal yang mengarah ke ibu kota Riyadh pada Selasa (23/6). Rudal dan drone itu disebut diluncurkan oleh kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

"Pasukan koalisi berhasil mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan milisi Houthi dari Sanaa menuju Riyadh dalam operasi permusuhan yang disengaja," kata juru bicara koalisi Saudi, Turki al-Maliki.

Maliki menuturkan koalisinya mencegat "delapan drone yang menyasar benda-benda serta bangunan sipil" di Riyadh serta "tiga rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Saada menuju kerajaan".

Saudi telah lama menjadi sasaran puluhan serangan udara dari kelompok pemberontak Houthi pada 2019. Salah satu serangan itu mengenai situs tambang minyak raksasa Saudi, Aramco, yang menghancurkan setengah dari total produksi minyak negara.

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]