32 Orang Tewas dalam Tabrakan Kapal di Bangladesh

CNN.com, CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 05:16 WIB
Men from Morocco and Bangladesh sit in an overcrowded wooden boat as aid workers of the Spanish NGO Open Arms approach them in the Mediterranean Sea, international waters, off the Libyan coast, Friday, Jan. 10, 2020. (AP Photo/Santi Palacios) Sekitar 30 orang meninggal akibat tabrakan kapal di Bangladesh awal pekan kemarin. Ilustrasi. (AP Photo/Santi Palacios).
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 30 mayat telah ditemukan dari sebuah sungai di Bangladesh setelah dua kapal feri bertabrakan pada Senin (29/6) pagi. Diperkirakan, jumlah korban meninggal akan terus bertambah. 

Pasalnya, kapal bernama Burung Pagi yang terlibat tabrakan mengangkut hingga 60 penumpang. Kapal itu tenggelam hanya dalam waktu 20 detik setelah bertabrakan dengan Mayur-2, sebuah kapal feri lainnya.

Kepala polisi setempat Shah Jamal seperti dikutip dari CNN.com, Selasa (30/6) dini hari mengatakan kecelakaan terjadi saat salah satu kapal sedang berusaha menjatuhkan jangkar di sebuah pelabuhan di Sungai Buriganga.


Shahidul Islam, seorang pejabat Dinas Pemadam Kebakaran Bangladesh, mengatakan ,"Kami sejauh ini telah menemukan 32 mayat dari feri terbalik. Kami telah menyerahkan mayat-mayat itu kepada kerabat."

Tim gabungan Angkatan Laut, otoritas air dan penyelam swasta bersama dengan sungai polisi setempat hingga kini masih berusaha menyelamatkan korban lain. 

(agt)

[Gambas:Video CNN]