Beritahu PBB, Trump Resmi Tarik Mundur AS dari WHO

CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 10:50 WIB
President Donald Trump gives a thumbs-up while walking across the tarmac as he boards Air Force One at Morristown Municipal Airport, Sunday, June 14, 2020, in Morristown, N.J. Trump is returning to Washington. (AP Photo/Alex Brandon) Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Alex Brandon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump secara resmi menarik Amerika Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal itu diketahui setelah AS memberitahu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (7/7).

Dikutip dari AFP, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan AS telah memberitahu PBB bahwa mereka resmi keluar dari WHO efektif pada 6 Juli 2021.

Senator Robert Menendez dari Komite Hubungan Luar Negeri mengonfirmasi lewat Twitter. "Kongres menerima pemberitahuan bahwa POTUS secara resmi menarik AS dari WHO di tengah pandemi."


Seperti dilaporkan CNN, Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengaku telah menerima pemberitahuan itu dan sedang melakukan verifikasi bersama WHO apakah semua syarat penarikan telah dipenuhi oleh AS.

Ketentuan itu termasuk memberikan pemberitahuan satu tahun dan memenuhi kewajiban keuangan.

Rencana Trump untuk mengakhiri hubungan antara AS dengan WHO telah disampaikan akhir Mei lalu. Hal itu sebagai buntut atas kekecewaan AS terhadap kegagalan WHO dalam mengatasi penyebaran virus corona.

Sebelum putus hubungan, AS telah lebih dulu menghentikan donasi Negeri Paman Sam untuk WHO.

AS menyumbangkan US$445 juta kepada WHO setiap tahun dari total US$4,8 miliar bujet lembaga itu. Jumlah tersebut yang terbesar dari negara lain.

Trump berulang kali menuding organisasi itu bias terhadap China, negara tempat virus corona pertama kali terdeteksi dan menyebar.

Trump menganggap WHO tidak serius menanggapi wabah corona di China hingga akhirnya menyebar ke seluruh dunia. Trump bahkan menyebut WHO sebagai boneka China karena dinilai terus membela Negeri Tirai Bambu.

(dea)

[Gambas:Video CNN]