VIDEO: Cerita Penjemput Jenazah Korban Covid-19

CNN, CNN Indonesia | Selasa, 21/07/2020 04:38 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Luis Jose meninggalkan Venezuela untuk bekerja di Peru, melayani para turis di restoran. Dia sempat merasakannya, tapi ketika pandemi Covid-19 muncul, dia kehilangan pekerjaannya. 

Akhirnya dia harus beralih profesi, menjadi penjemput jenazah korban Covid-19. Dia mendapatkan bayaran sebesar US$500 (Rp7,4 juta) per bulan. Luis dan rekan senegaranya menjemput lebih dari 20 jenazah sehari.

Tak hanya Luis Jose, ada juga Orlando, yang mengoperasikan oven kremasi. Dia bekerja 12 jam sehari, tujuh hari seminggu, untuk menghidupi keempat anaknya di rumah. Dia tak pernah membayangkan bahwa dia akan melakukan hal ini.

Orang-orang ini meninggalkan negara mereka untuk mencari kehidupan yang lebih baik dan mereka masih berharap bisa menemukannya suatu saat nanti.