Inggris Gelar Tes Corona yang Hasilnya Keluar dalam 90 Menit

CNN Indonesia | Senin, 03/08/2020 19:36 WIB
Inggris akan menggulirkan tes swab yang bisa mendeteksi virus corona tau virus musiman dalam waktu 90 menit. Inggris menggulirkan tes swab yang hasilnya keluar dalam 60-90 menit. (Foto: AP/John Minchillo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Inggris mengatakan akan menggulirkan tes usap (swab test) yang bisa mendeteksi infeksi virus corona dalam waktu 90 menit. Rencananya tes swab terbaru ini akan diluncurkan di rumah sakit, laboratorium, dan rumah perawatan mulai pekan depan.

Hampir 500 ribu tes swab yang disebut LamPORE rencannya akan mulai tersedia pekan depan.

Departemen kesehatan Inggris mengatakan saat ini pihaknya tengah menggulirkan ribuan mesin tes DNA yang akan digunakan di rumah sakit NHS mulai September mendatang.


Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan tes tersebut juga bisa mendeteksi apakah seseorang terinfeksi corona atau hanya flu musiman karena perubahan musim. Sekitar 5.000 mesin rencananya akan disediakan untuk menggelar 5,8 juta tes dalam beberapa bulan mendatang.

Pengumuman ini muncul saat pemerintah Inggris berupaya mengejar target Juli yang melibatkan semu staf rumah perawatan dan warga yang tidak menunjukkan gejala.

"Kami menggunakan teknologi yang paling inovatif yang tersedia untuk mengatasi virus corona," kata Hancock dalam sebuah pernyataan resmi seperti dilansir CNN.

Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Insert Artikel - Waspada Virus Corona

"Jutaan tes virus corona cepat yang baru akan memberikan hasil di tempat dalam waktu kurang dari 90 menit, membantu kita memutus rantai penularan dengan cepat."

Rencananya satu tes usap akan menganalisis DNA dan lainnya dengan memproses sampel swab untuk mendeteksi keberadaan virus corona dalam waktu 60 hingga 90 menit.

Saat ini laboratorium bisa memproses 300 ribu hingga 500 ribu tes per hari.

Selama ini tes corona yang dilakukan di Inggris membutuhkan waktu lebih dari 24 jam untuk diproses. Hal itu lantaran sebagian besar tes butuh waktu dan proses lebih lama untuk dikirim ke laboratorium.

Data statistik Worldmeters mencatat hingga saat ini Inggris memiliki 304.437 kasus corona dengan 46.201 kematian.

(CNN/evn)

[Gambas:Video CNN]