Diduga Stres Terjebak di Thailand, Turis Ukraina Bunuh Diri

CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 02:06 WIB
Seorang warga Ukraina, Tomak Myokola (49), bunuh diri diduga stres tidak bisa pulang dari Thailand lantaran pembatasan perjalanan akibat Covid-19. Ilustrasi. Seorang warga Ukraina, Tomak Myokola (49), bunuh diri diduga stres tidak bisa pulang dari Thailand lantaran pembatasan perjalanan akibat Covid-19. (Istockphoto/joebelanger)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang wisatawan asal Ukraina, Tomak Myokola (49), dilaporkan tewas bunuh diri di Surat Thani, Thailand, karena diduga frustasi tidak bisa kembali ke negaranya akibat pembatasan penerbangan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Seperti dilansir AsiaOne, Selasa (4/8), insiden itu terjadi pada 30 Juli lalu. Myokola dilaporkan bunuh diri dengan cara melompat dari atap sebuah bangunan hotel yang tidak digunakan.

Menurut kepolisian setempat, mereka menemukan sebuah tas ransel berwarna cokelat, sebuah jaket berwarga abu-abu dan dua kaleng bir yang sudah kosong di atap bangunan itu.


Di dalam tas itu polisi menemukan kunci kamar hotel, sebungkus saus dan kunci sepeda motor.

Polisi menduga Myokola stres akibat tidak bisa pulang ke Ukraina. Sebelum terjun dia diduga menenggak dua kaleng bir.

Menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, kasus positif virus corona di Thailand sampai saat ini tercatat mencapai 3.321 orang. Dari jumlah itu sebanyak 3.142 orang dinyatakan sembuh dan 58 pasien meninggal.

Thailand juga perlahan melonggarkan pembatasan kegiatan, tetapi masih memperketat kedatangan dari luar negeri.

DISCLAIMER BUNUH DIRI

(AsiaOne/ayp)

[Gambas:Video CNN]