Ledakan Besar Guncang Pesisir Beirut, Puluhan Warga Terluka

CNN Indonesia | Selasa, 04/08/2020 23:51 WIB
Dua ledakan besar mengguncang Kota Beirut, Libanon pada Selasa( 4/8) waktu setempat. Sumber ledakan belum teridentifikasi. Dua ledakan besar mengguncang Kota Beirut, Libanon pada Selasa( 4/8) waktu setempat. Sumber ledakan belum teridentifikasi. Ilustrasi. (Skeeze).
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua ledakan besar mengguncang pesisir Beirut, Libanon, pada pukul 18.02, Selasa (4/8) waktu setempat.

Dilansir dari AFP, ledakan itu merusak bangunan. Tampak asap membumbung tinggi di sejumlah titik. Setidaknya puluhan orang mengalami luka-luka.

Sumber dari aparat keamanan setempat menyebut dua ledakan besar itu terjadi di kawasan pelabuhan yang merupakan area perkotaan terbesar di Libanon. Penyebab ledakan belum teridentifikasi.


Koresponden AFP melaporkan setiap pertokoan di area komersial Hamra mengalami kerusakan. Mobil-mobil di sekitar area hancur dan ditinggalkan pemiliknya.

Warga yang terluka berlalu-lalang di jalan. Puluhan korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Clemenceau, termasuk anak-anak.

"Rasanya seperti gempa bumi. Saya rasa lebih besar dari ledakan saat pembunuhan Rafic Hariri (mantan perdana menteri Libanon) pada 2005," kata seorang wanita di pusat Kota Beirut kepada AFP.

Sebagai pengingat, Hariri tewas dalam aksi bom bunuh diri pada iring-iringan mobilnya 14 Februari 2005 lalu. 

Empat anggota Hizbullah didakwa atas pembunuhan tersebut di pengadilan Belanda. Putusan atas dakwaan tersebut rencananya dibacakan Jumat depan.

Ledakan terjadi saat Libanon tengah terjerumus ke jurang krisis ekonomi. Nilai tukar mata uang lokal babak belur melawan dolar AS selama beberapa bulan terakhir.

Bisnis tutup dan tingkat kemiskinan melonjak bersamaan dengan menanjaknya angka pengangguran.

(afp/sfr)