Trump 'Ngambek' usai Ditanya soal Program Kesehatan Veteran

CNN, CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 09:42 WIB
Presiden Donald Trump tiba-tiba mengakhiri konferensi pers ketika seorang reporter mengonfirmasi pernyataannya mengenai program kesehatan veteran. Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP/Evan Vucci)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba-tiba mengakhiri konferensi pers setelah seorang reporter mengonfirmasi pernyataannya mengenai program kesehatan veteran (veteran choice).

Dalam konferensi pers yang berlangsung di klub golf Bedminster, New Jersey pada Sabtu (8/8) itu Trump mengklaim bahwa dirinya yang meloloskan program tersebut.

"Mereka telah mencoba meloloskan (veteran choice) selama beberapa dekade dan tidak ada presiden yang pernah bisa melakukannya, dan kami berhasil melakukannya," ujar Trump seperti mengutip CNN.


Namun faktanya, mantan Presiden Barack Obama menandatangani program veteran choice menjadi undang-undang pada 2014. UU tersebut memungkinkan para veteran yang memenuhi syarat, dilindungi oleh pemerintah dan menerima perawatan dari dokter.

"Mengapa Anda terus mengatakan bahwa Andalah yang meloloskan Veteran Choice?," ujar koresponden Gedung Putih dari CBS News, Paula Reid kepada Trump.
 
Ketika Trump mencoba memanggil reporter lain, Reid melanjutkan pertanyaannya.
 
"Anda mengatakan bahwa Anda yang meloloskan Veteran Choice. Itu disahkan pada 2014... itu adalah pernyataan yang salah, Pak," ujarnya.
 
"Oke. Terima kasih banyak semuanya," ujar Trump tanpa menjawab pertanyaan itu seraya meninggalkan lokasi saat lagu "YMCA" dimainkan.

Sebelum Reid, Trump hampir tidak pernah menerima pertanyaan menantang semacam itu atas klaimnya terhadap Veteran Choice.
 
Sementara yang ditandatangani Trump adalah UU 2018, VA Mission Act yang mengubah dan memperluas kriteria kelayakan dari program veteran choice. Alih-alih menggembar-gemborkan RUU itu, Trump justru berulang kali mengklaim bahwa dialah yang menciptakan Veteran Choice itu sendiri.

Ini bukan pertama kali Trump mengambek dan menolak menjawab pertanyaan jurnalis sebagai konfirmasi atas klaim sepihaknya. Dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, Trump juga sempat mengakhiri konferensi pers secara tiba-tiba ketika seorang jurnalis mengonfirmasi pernyataannya mengenai penanganan virus corona pada 11 Mei lalu.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]