Mantan PM Italia Silvio Berlusconi Positif Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 03/09/2020 07:22 WIB
Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi terinfeksi virus corona. Berlusconi mengungkapkan hasil tes itu pada Rabu (2/9). Mantan perdana menteri Italia Silvio Berlusconi kena infeksi virus corona. (AFP PHOTO / TIZIANA FABI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi terinfeksi virus corona. Berlusconi mengungkapkan hasil tes itu pada Rabu (2/9), dan kini dia menjalani karantina mandiri di rumah.

Meski demikian, mantan presiden klub AC Milan itu menegaskan akan melanjutkan aktivitas politiknya. Dia bersama Partai Forza akan menghadapi pemilu lokal yang akan digelar September ini.

"Saya akan hadir dalam kampanye pemilu dengan wawancara di televisi dan surat kabar," katanya dalam konferensi video gerakan perempuan Forza Italia seperti dikutip dari AFP.


Pemilihan lokal akan berlangsung dalam dua pekan serta referendum untuk mengurangi jumlah anggota parlemen Italia.

Rabu pagi partainya mengatakan bahwa Berlusconi, yang akan berusia 84 tahun pada akhir September, menjalani dua tes Covid-19 di mana keduanya menunjukkan hasil positif.

"Dia tidak menunjukkan gejala," kata dokter Alberto Zangrillo, dilansir harian La Repubblica.

Berlusconi pertama kali dites pada 25 Agustus setelah kembali dari liburan di Sardinia. Saat itu hasilnya negatif, tetapi dia kembali dites setelah sejumlah orang yang dia temui saat berlibur menunjukkan hasil positif.

Beberapa orang yang juga positif Covid-19 termasuk pengusaha Flavio Briatore, serta mantan direktur pelaksana tim balap Formula Satu Benetton.

Klub malam "Le Billionnaire" Briatore di Sardinia ditutup pada Agustus setelah karyawan dinyatakan positif terkena virus corona.

Berlusconi mendapat dukungan dari sejumlah tokoh politik. Pemimpin sayap kanan Matteo Salvini berharap dia segera pulih. Berlusconi terbang menuju Prancis pada akhir Februari, saat Italia menjadi episentrum Covid-19 di Eropa.

Dia juga telah diperingatkan bahwa usianya yang menginjak kepala 8 termasuk golongan berisiko tinggi.

Berdasarkan data statistik Worldometer, hingga Kamis (3/9), Italia memiliki 271.515 kasus virus corona dan 35.497 kematian.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK