Sempat Padam, Api Menyala Lagi dari Kapal Tanker di Sri Lanka

Associated Press, CNN Indonesia | Rabu, 09/09/2020 20:49 WIB
Api dilaporkan kembali berkobar dari kapal tanker The New Diaond di Sri Lanka dan berhasil dipadamkan. Kebakaran kembali terjadi selang enam hari. Proses pemadaman api yang kembali menyala di kapal tanker di Sri Lanka. (Foto: AP/)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran dilaporkan kembali menimpa kapal tanker The New Diamond pada Rabu (9/9) di perairan Sri Lanka. Angkatan laut memastikan telah memadamkan api yang sempat membakar kapal yang membawa dua juta barel minyak mentah.

Kebakaran kali ini terjadi hanya berselang enam hari sejak insiden serupa yang memicu ledakan dari ruang mesin kapal pada Kamis (3/9)

"Kini api sudah bisa dikendalikan dan kapal sedang ditarik oleh kapal tunda keluar dari laut," ujar Juru Bicara Angkatan Laut, Indika de Silva.


"Hingga saat ini, tidak ada api atau asap yang harus diwaspadai," lanjutnya.

Mengutip Associated Press, proses pemadaman berhasil dilakukan setelah tim pemadam kebakaran dan manajemen bencana angkatan laut bekerja sama dengan ahli pemadam kebakaran dari penjaga pantai India dan ahli yang dikirim oleh pemilik kapal untuk mengatasi situasi tersebut.

Selain itu, sekitar 10 tenaga profesional dari Inggris dan Belanda pada Senin (7/9) bergaung untuk menelusuri penyebab terjadinya ledakan. Spesialis operasi penyelamatan, evaluator bencana, dan konsultan hukum dari Inggris dan Belanda tiba di lokasi untuk naik ke kapal tanker dalam misi penyelamatan.

Para ahli dari dua negara Eropa itu dikirim oleh pemilik komersial kapal New Diamond di Yunani, New Shipping Ltd.

In this photo provided by Sri Lanka Air Force, a chopper flies through smoke rising from the MT New Diamond, off the eastern coast of Sri Lanka in the Indian Ocean,, Saturday, Sept. 5, 2020. The fire on the large oil tanker off Sri Lanka's coast has been brought under control but is still not extinguished, the navy said Saturday. The tanker, carrying nearly 2 million barrels of crude oil, was drifting about 20 nautical miles (37 kilometers) from Sri Lanka's eastern coast and on Friday evening a tug boat towed it to the deep sea away from land, said navy spokesman Capt. Indika de Silva.  (Sri Lanka Air Force via AP)Proses pemadaman api di kapal tanker New Diamond di Sri Lanka. (Sri Lanka Air Force via AP)

Saat ini kapal tanker berada di jarak 48 km dari lepas pantai Sri Lanka. Rencananya, kapal tersebut akan ditarik untuk ditempatkan di jarak 64 km laut untuk memfasilitasi upaya penyelamatan.

PIhak angkatan laut menuturkan, angin kencang ditambah suhu ekstrem di kapal dan percikan api sempat memantik api baru.

Kendati demikian, sejauh ini tidak ada laporan potensi kebocoran minyak atau kemungkinan api menyebar ke area penyimpanan minyak.

Pejabat setempat juga memperingatkan potensi kerusakan lingkungan besar-besaran di pantai Sri Lanka jika terjadi kebocoran atau ledakan dari kapal yang berangkat dari Kuwait menuju India.

Menurut pihak angkatan laut, kebakaran bermula di ruang mesin boiler tapi tidak sampai menyebar ke tempat penyimpanan 1.700 ton bahan bakar untuk menggerakkan mesin kapal.

Seorang awak kapal warga Filipina dilaporkan tewas dalam ledakan tersebut. Sementara 18 awak yang merupakan warga Filipina dan lima warga Yunani berhasil diselamatkan pada Kamis lalu.

Sekitar 20 awak saat ini telah dibawa ke Galle, sementara kapten kapal tetap berada di dekat kapal untuk membantu proses pemadaman.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]