KILAS INTERNASIONAL

Pesawat AS Nyaru di LCS hingga Dukungan untuk Trump

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 11/09/2020 06:25 WIB
Serangkaian peristiwa dirangkum dalam kilas internasional, mulai dari pesawat AS nyaru menjadi pesawat Malaysia hingga keponakan Bin Laden dukung Trump. Ilustrasi. (Foto: AFP/YASSER AL-ZAYYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Serangkaian peristiwa terjadi pada Kamis (10/9) yang dirangkum dalam kilas internasional. Mulai dari pesawat AS yang nyaru menjadi pesawat Malaysia saat melintasi Laut China Selatan hingga dukungan untuk Trump dari keponakan Osama bin Laden.

Pesawat AS Nyaru Jadi Pesawat Malaysia di Laut China Selatan

Pesawat Amerika Serikat dilaporkan terbang mendekati wilayah udara China dengan menyamar sebagai pesawat komersil Malaysia.  

Lembaga pemikir South China Sea Probing Initiative (SCSPI) mengungkap manuver itu dalam akun Twitternya.


Menurut SCSPI, seperti dilansir dari Sputnik, pesawat mata-mata Boeing RC-135W itu sempat tertangkap radar meninggalkan Pangkalan Angkatan Udara Kadena di Okinawa, Jepang, pada hari Selasa (8/9).

Namun, secara misterius pesawat tersebut tiba-tiba tampak seperti pesawat Malaysia di atas Laut China Selatan pada radar.

SCSPI mencatat pesawat melintasi Laut China Selatan dan melakukan patroli di perairan internasional antara Pulau Hainan dan Kepulauan Paracel.

Pengakuan Tentara Myanmar, Perkosa dan Kubur Warga Rohingya

Dua mantan tentara Myanmar bersaksi lewat sebuah video mengenai kekejaman terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya. Hal itu diungkapkan oleh sebuah kelompok hak asasi manusia, Fortify Rights, Selasa (8/9).
 
Pengakuan itu diutarakan oleh Myo Win Tun (33) dan Zaw Naing Tun (30) dan direkam pada Juli ketika para tentara berada dalam tahanan Tentara Arakan, sebuah kelompok gerilyawan etnis di Rakhine yang terlibat konflik bersenjata dengan pemerintah.
 
Video tersebut juga dilengkapi dengan terjemahan dalam bahasa Inggris. Fortify Rights telah mengunggah video itu di situs berbagi video.
 
Associated Press tidak dapat memastikan apakah kedua mantan tentara itu membuat pernyataan di bawah tekanan.

Keponakan Osama Bin Laden Sarankan Pilih Trump di Pilpres AS

Noor Bin Ladin yang merupakan keponakan mendiang pemimpin kelompok teroris Al-Qaeda, Osama bin Laden, menyarankan supaya warga Amerika Serikat memilih calon presiden petahana dari Partai Republik, Donald Trump, dalam pilpres 3 November mendatang.

Seperti dilansir Middle East Monitor yang mengutip New York Post, Kamis (10/9), Noor yang bermukim di Swiss menyatakan jika calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, menang, maka ada kemungkinan serangan teror di AS seperti peristiwa 11 September 2001 (9/11) bakal terulang.

"ISIS berdiri di bawah pemerintahan Obama/Biden, dan mereka kemudian datang ke Eropa," kata Noor dalam wawancara dengan New York Post.

"Trump memperlihatkan bahwa dia melindungi Amerika dan kami dari ancaman asing dengan menumpas teroris hingga ke akar dan sebelum mereka mendapat kesempatan menyerang," ujar Noor.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK