Adik Shinzo Abe Akan Ditunjuk Jadi Menhan di Era PM Suga

CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 22:03 WIB
Nobuo Kishi, adik laki-laki mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, akan ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan baru Jepang. Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (AP/Ivan Fernandez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nobuo Kishi, adik laki-laki mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, akan ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan baru Jepang, ujar seorang pejabat senior pemerintah, Selasa (15/9).
 
Melansir The Mainichi, Kishi yang juga merupakan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Senior itu akan menjadi bagian dari kabinet baru yang akan diluncurkan pada Rabu (16/9) oleh Perdana menteri baru, Yoshihide Suga.
 
Suga diperkirakan akan mengumumkan kabinetnya pada Rabu malam. Media lokal melaporkan bahwa dia akan mempertahankan sejumlah menteri dari pemerintahan terakhir Abe.
 


Dia dikabarkan akan tetap mempertahankan Taro Aso sebagai Menteri Keuangan dan Toshimitsu Motegi sebagai menteri luar negeri saat membentuk kabinetnya pekan ini.

Tak hanya itu, seorang sumber mengatakan Menteri Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto, dan Menteri Pertahanan, Prasarana, Transportasi, dan Pariwisata Kazuyoshi Akaba, disebut-sebut juga akan dipertahankan.


Akaba adalah anggota Partai Komeito, koalisi junior Partai Demokrat Liberal Jepang (LDP).

Suga yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretaris Kabinet selama tujuh tahun delapan bulan di bawah Abe akan menunjuk Menteri Kesehatan, Katsunobu Kato, sebagai penggantinya.
 
Melansir AFP, Parlemen Jepang pada Rabu telah memilih Yoshihide Suga sebagai Perdana Menteri. Dia diharapkan tetap berpegang pada kebijakan yang telah diperjuangkan oleh Abe selama masa jabatannya yang memecahkan rekor.

 
Suga (71) menang dengan meraup 314 suara dari 462 surat suara sah yang diberikan di majelis rendah parlemen, di mana Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa memegang mayoritas komando.
 
"Menurut hasil (perhitungan), kami memutuskan menunjuk Perdana Menteri Yoshihide Suga," kata Ketua Majelis Rendah, Tadamori Oshima, setelah penghitungan suara.

(ans/dea)

[Gambas:Video CNN]