India Uji Jet Tempur Prancis Dekat Perbatasan China

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 13:35 WIB
India menguji jet tempur Rafale buatan Prancis di dekat perbatasan China ketika ketegangan di antara kedua negara belum berhasil diredakan. Jet tempur Rafale yang dibeli India dari Prancis terbang di perbatasan China. (Foto: AFP/BORIS HORVAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

India melakukan tes menerbangkan jet tempur Rafale buatan Prancis, di Ladakh utara yang menjadi merupakan wilayah perbatasan dengan China. Lokasi tersebut sebelumnya sempat terjadi bentrokan mematikan antara tentara China dan India pada Juni lalu.

Menteri Pertahaanan Rajnath Singh mengatakan lima jet tempur Rafale pesanan India yang mulai dikirimkan Prancis secara resmi akan mulai digunakan oleh tentara pada 10 September.

"Jet tempur Rafale telah diperkenalkan di wilayah operasional kami, termasuk di Ladakh," kata seorang pejabat senior angkatan udara kepada AFP seakan memberikan 'pesan kuat' kepada rival India.


Uji coba terbang Rafale dilakukan ketika pimpinan militer kedua pihak tengah mengadakan pertemuan tahap akhir untuk meredakan ketegangan di sepanjang perbatasan Himalaya yang disengketakan China dan India.

Tidak diketahui pasti kapan uji penerbangan jet dimulai. Seorang fotografer AFP pada Senin (21/9) melihat jet Rafale terbang melintasi ibu kota Ladakh, Leh.

Kementerian Pertahanan India mengatakan selama komisioning bahwa lima jet tempur yang baru dikirim Prancis 'sudah terbang dan terbiasa dengan lingkungan operasional', tanpa secara khusus menyebutkan Ladakh.

"(Rafale) telah menjalani pelatihan intensif yang terintegrasi dengan armada tempur lainnya, termasuk penembakan senjata canggih," tulis pernyataan tersebut.

India pada awal September lalu menambah pembelian lima jet tempur Rafale untuk memperkuat militer di tengah meningkatnya ketegangan dengan China.

Pembelian kali ini merupakan bagian dari kesepakatan senilai US$8,78 miliar yang ditandatangani dengan Prancis pada 2016 lalu. India berupaya memodernisasi kekuatan militernya dengan membeli sejumlah jet tempur.

Mengutip Associated Press, penambahan pembelian kali ini menjadikan total 36 jet tempur buatan Prancis yang dijadwalkan akan dikirim pada 2022 mendatang.

Lima jet tempur telah tiba di pangkalan udara Ambala, negara bagian Haryana utara pada 29 Juli lalu. Pangkalan udara Ambala digunakan untuk menempatkan pasukan yang menjaga perbatasan Pakistan dan India.

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]