Trump Sempat Berencana Usung Ivanka jadi Wapres Pada 2016

CNN, CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 23:00 WIB
Presiden Donald Trump diketahui sempat berencana mencalonkan putrinya, Ivanka Trump sebagai calon wakil presiden pada pemilu 2016 lalu. Ivanka Trump sempat direncanakan maju sebagai cawapres pada Pemilu 2016. (Foto: AFP/CHIP SOMODEVILLA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump diketahui sempat berencana menjadikan putrinya, Ivanka Trump sebagai calon wakil presiden saat Pemilu Amerika Serikat 2016 lalu.

Informasi tersebut diketahui dari buku yang ditulis oleh mantan wakil ketua kampanye Trump, Rick Gates berjudul Wicked Game yang rencananya diterbitkan pada 13 Oktober mendatang.

"Saya pikir seharusnya Ivanka. Bagaimana dengan Ivanka sebagai wakil presiden saya?" kata Trump seperti dikutip Washington Post dari buku tersebut.


"Dia cerdas, dia pintar, dia cantik, dan orang-orang akan menyukainya!," tambahnya.

Melansir CNN, Washington Post melaporkan bahwa Trump sangat tertarik dengan ide tersebut dan "dengan tenang memilih kandidat lain, termasuk Mike Pence, sehingga timnya melakukan pemungutan gagasan sebanyak dua kali".
 
Disebutkan pula bahwa Ivanka mengatakan kepada ayahnya itu bukanlah ide yang baik, hingga pada akhirnya Trump memilih Mike Pence sebagai wakilnya.
 
CNN telah menghubungi tim kampanye Trump untuk mendapatkan pendapat tentang laporan tersebut.

Ivanka yang kini menjabat sebagai penasihat senior ayahnya di Gedung Putih telah menjadi pendukung utama selama karier politik ayahnya.

Pada gilirannya, Trump sering memuji bakat politik putrinya. Pada Agustus lalu, Trump menyebut putrinya akan menjadi kandidat penasehat Gedung Putih ang lebih baik daripada Senator California, Kamala Harris. Trump menyebut calon wakil presiden dari Partai Demokrat itu "tidak kompeten".
 
"Saya juga ingin melihat presiden wanita pertama, tapi saya tidak ingin melihat presiden wanita mendapatkan posisi itu seperti yang dia (Harris) lakukan, dan dia tidak kompeten, dia tidak kompeten," ujar Trump saat rapat umum di Londonderry, New Hampshire.
 
"Mereka semua berkata, 'Kami menginginkan Ivanka'. Saya tidak menyalahkan Anda," tandas Trump saat itu.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]