DEBAT PERDANA CAPRES AS

Hinaan dan Interupsi Trump Kacaukan Debat Capres AS

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 10:46 WIB
Debat capres AS perdana menjadi kacau usai Trump menghujani Joe Biden, dengan berbagai serangan dan hinaan akibat disebut sebagai presiden terburuk. Debat pertama pilpers AS antara Donald Trump dan Joe Biden. (AP/Morry Gash)
Jakarta, CNN Indonesia --

Debat calon presiden Amerika Serikat perdana menjadi kacau usai Donald Trump menghujani rivalnya, Joe Biden, dengan berbagai serangan dan hinaan akibat disebut sebagai presiden terburuk yang pernah dimiliki AS. 

Dikutip dari CNN, Rabu (30/9), Trump berulang kali menyerang dan menyela ketika Biden berusaha menjawab pertanyaan dari moderator. Teknik tersebut membuat Biden kehilangan poin-poin penting di awal debat meski ia kemudian mulai terbiasa dengan serangan Trump.

Biden sempat menyinggung soal Trump yang tak membayar pajak federal. Ia membandingkan dengan guru sekolah yang justru membayar pajak lebih banyak ketimbang Trump.


Namun Trump kemudian menginterupsi pernyataan Biden. Perdebatan juga muncul ketika membahas soal layanan kesehatan di AS. "Donald, bisakah kamu diam sebentar," kata Biden.

Dia berulang kali menegur Trump karena mencoba menyela tanpa memeriksa fakta kebenarannya. "Semua yang dia katakan di sini adalah bohong," ucap Biden.

Biden mulai jengah hingga akhirnya dia mengatakan pada Trump, "Maukah kamu tutup mulut, Bung?"

Moderator debat, Chris Wallace pun ikut menegur Trump agar mengalah ketika Biden bicara. Wallace mengingatkan bahwa Trump sebelumnya telah setuju dengan aturan agar lawannya dapat berbicara tanpa gangguan selama dua menit.

"Presiden, Anda telah setuju kedua belah pihak mendapat jawaban dua menit. Tidak terganggu. Pihak Anda setuju, perhatikan apa yang disepakati kampanye Anda," tuturnya.

Namun Biden membalas bahwa Trump memang tak pernah menepati janjinya. "Dia tidak pernah menepati janjinya," kata Biden.

Debat capres itu dibagi menjadi enam topik. Namun banyak warga AS yang kesulitan memahami penjelasan dari kedua calon karena perdebatan justru diwarnai dengan teriakan, serangan pribadi, hingga saling interupsi.

(psp/dea)

[Gambas:Video CNN]