Gadis Kasta Dalit Tewas Diperkosa, Warga India Berdemo

CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 10:37 WIB
Demonstrasi terjadi di India buntut dari peristiwa pemerkosaan dan pembunuhan yang dialami wanita berusia 19 tahun dari kasta Dalit. Ilustrasi pemerkosaan. (Istockphoto/Coldsnowstorm)
Jakarta, CNN Indonesia --

Demonstrasi terjadi di India buntut dari peristiwa pemerkosaan dan pembunuhan yang dialami wanita berusia 19 tahun dari kasta Dalit, India Utara.

Melansir Associated Press, pada hari Selasa (29/9) ratusan pengunjuk rasa dari Tentara Bhim, sebuah partai yang memperjuangkan hak-hak Dalit, memadati rumah sakit di New Delhi dan berdesakan dengan polisi.

Pemimpin partai, Chandra Shekhar Aazad mendesak para warga Dalit yang berada di seluruh negeri untuk membanjiri jalan-jalan untuk menuntut pelakunya digantung.


Sementara itu, di New Delhi, polisi menahan beberapa aktivis wanita setelah mereka mencoba berbaris di jalan meneriakkan slogan-slogan menentang Adityanath dan Perdana Menteri Narendra Mody.

Para demonstran membawa plakat bertuliskan, 'hentikan budaya pemerkosaan'. Serangan terhadap perempuan berusia 19 tahun itu adalah kasus terbaru kekerasan seksual di India. 

Korban berasal dari kasta paling bawah. Dia diperkosa oleh empat pria pada 14 September 2020 di jantung negara bagian distrik Hathras, Uttar Pradesh.

Keluarga wanita tersebut mengatakan kepada media lokal bahwa mereka menemukannya tanpa busana, berdarah dan lumpuh dengan lidah terbelah dan tulang belakang patah di lapangan di luar rumah mereka.

Dia meninggal dua minggu kemudian, pada hari Selasa, setelah berjuang melawan cedera serius di sebuah rumah sakit di New Delhi.
Polisi berkata keempat pria bejat itu semuanya berasal dari kasta atas dan kini telah ditangkap. 

Kepala Menteri Uttar Pradesh, Yogi Adityanath, pada Rabu (30/9) telah memerintahkan tim investigasi khusus untuk menangani kasus tersebut. Dia mengatakan kasus ini akan diadili di pengadilan jalur cepat.

Perwakilan Asosiasi Wanita Demokratik Seluruh India, Maimoona Mullah mengungkapkan bahwa wilayah Uttar Pradesh menempati peringkat sebagai negara bagian paling tidak aman bagi wanita di India. 

Di India sendiri, pemerkosaan dan kekerasan seksual telah menjadi sorotan sejak peristiwa tahun 2012. Korbannya adalah seorang siswa berusia 23 tahun. Dia diperkosa dalam sebuah bus di New Delhi.

Orang India sejak lama menuntut keadilan karena berdasarkan catatan, menurut data pemerintah setiap 15 menit ada satu wanita di India yang diperkosa. Sementara hukuman kepada pelaku kerap mandek di pengadilan.

Menurut pemerintah, polisi mencatat 33.658 kasus pemerkosaan pada tahun 2017, rata-rata 92 kasus per hari dan meningkat 35 persen dari tahun 2012.
Sekitar 10 ribu korban yang dilaporkan adalah anak-anak, namun angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.

(ndn/dea)

[Gambas:Video CNN]