Tentara Taiwan Nikahi Pasangan LGBT dalam Upacara Militer

CNN Indonesia | Sabtu, 31/10/2020 16:13 WIB
Sejumlah tentara perempuan di Taiwan menikahi pasangan sesama jenis mereka dan dirayakan dengan upacara militer pada Jumat (30/10). Ilustrasi pernikahan. Sejumlah tentara perempuan di Taiwan menikahi pasangan sesama jenis mereka dan dirayakan dengan upacara militer pada Jumat (30/10). (morgueFile/earl53)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah tentara perempuan di Taiwan menjadi yang pertama menikahi pasangan sesama jenis mereka dan dirayakan dengan upacara militer, pada Jumat (30/10).

Seperti dilansir Associated Press, Chen Ying-hsuan (27) yang berpangkat Letnan di Angkatan Darat Taiwan menikahi kekasihnya, Li Li-chen (26). Mereka menjalin ikatan pernikahan dalam kegiatan nikah massal yang digelar oleh Angkatan Darat.

"Kami berharap lebih banyak orang-orang LGBT di militer tidak malu-malu, karena militer kita sangat berpikiran terbuka. Dalam urusan cinta, semua diperlakukan sama," kata Chen.


Chen mengatakan sejak masuk dinas ketentaraan dia selalu terbuka tentang orientasi seksualnya.

Pernikahan mereka digelar di markas Angkatan Darat di Taoyuan. Tercatat ada 188 pasangan tentara yang menikah dan dirayakan dalam upacara militer.

Selain Chen, ada Mayor Wang Yi (36) yang menikahi pasangan sesama jenis, Yumi Meng (37).

"Saya merasa ini merupakan terobosan besar bagi milietr karena mereka yang gay harus berjuang keras," kata ibu Wang, Amy Chao.

Sejak mengesahkan undang-undang pernikahan sesama jenis pada Mei 2019, tercatat sudah ada 4.021 pasangan yang menikah. Sebanyak 69 persen dari mereka adalah lesbian.

Taiwan menjadi negara pertama di Asia yang menyetujui pernikahan sesama jenis.

Militer selama ini dianggap bukan sebagai lembaga yang mau membuka diri terhadap pasangan sesama jenis. Namun, hal ini membuktikan bahwa kebijakan militer Taiwan tidak melihat kelompok LGBT sebagai sesuatu yang tabu.

"Sikap kami akan tetap memperlakukan mereka setera dan menyampaikan ucapan selamat kepada setiap pasangan, dan hal ini memperlihatkan bahwa militer kami sangat berpikiran terbuka, progresif dan mengikuti zaman," kata perwakilan Angkatan Darat Taiwan, Letjen Yang An.

(ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK