Di Ambang Kemenangan, Biden Siap Ambil Alih Gedung Putih

CNN Indonesia | Sabtu, 07/11/2020 12:00 WIB
Joe Biden dan Kamala Harris menyatakan siap mengambil alih Gedung Putih dengan fokus pemulihan AS dari virus Corona. Joe Biden dan Kamala Harris. (AP/Carolyn Kaster)
Jakarta, CNN Indonesia --

Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden mengungkapkan telah bersiap untuk mengambil alih kursi kepresidenan dari Donald Trump meski belum secara resmi dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2020.

"Saya ingin orang-orang tahu bahwa kami tidak menunggu supaya pekerjaan itu selesai," kata Biden.

Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya di di markasnya, Wilmington, Delaware, pada Jumat (6/11) waktu setempat. Wakilnya, Kamala Harris turut mendampinginya dengan berdiri di sisi panggung.


Dalam kesempatan itu, Biden mengungkapkan dirinya bersama Kamala Harris telah menggelar pertemuan dengan para ahli kesehatan masyarakat dan ekonomi untuk mengatasi krisis yang dihadapi AS selama menghadapi pandemi Covid-19.

Terutama rekor baru kasus harian Covid-19 di AS yang terjadi setelah pemilihan umum pada awal pekan ini.

"Pandemi ini, seperti yang kalian ketahui, semakin mengkhawatirkan. Jumlah kasus melonjak dan bisa sampai 200 ribu kasus per hari dengan total kematian hampir 240 ribu," ucapnya.

"Kita sama-sama tahu ketegangan sedang tinggi. Kasus juga tinggi setelah kesulitan masa pemilihan. Tapi kita harus tetap ingat untuk tetap tenang, bersabar dan membiarkan proses berjalan bersamaan dengan penghitungan suara."

Dia juga menyinggung kondisi jutaan warga AS yang tidak bekerja dan harus berjuang untuk membayar sewa atau hanya sekadar membeli makanan.

"Kita tidak punya waktu lagi untuk disia-siakan untuk perang partisan," Biden menegaskan.

Saat berpidato, Biden juga meyakini akan menang dalam Pemilu AS 2020 karena melihat data-data penghitungan sementara.

Berdasarkan perhitungan sementara, New York Times melaporkan Joe Biden saat ini unggul dengan 253 suara elektoral. Sedangkan Donald Trump mendapatkan 214 suara elektoral.

Pennsylvania yang memiliki 20 suara elektoral sejauh ini belum mengumumkan hasil akhir. Namun, Biden terlihat mulai unggul dibandingkan Trump.

Oleh sebab itu, apabila Joe Biden diunggulkan Pennsylvania, maka ia akan menjadi Presiden AS terpilih dengan mengantongi 273 suara elektoral.

(chr/ard)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK