Menlu RI Beberkan Harapan terhadap AS di Bawah Biden

CNN Indonesia | Rabu, 11/11/2020 04:36 WIB
Menlu Retno Marsudi mengatakan Indonesia menyambut baik terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris sebagai presiden dan wakil presiden AS. Presiden AS terpilih Joe Biden. (AP/Carolyn Kaster)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia menyambut baik terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris sebagai presiden dan wakil presiden Amerika Serikat yang baru.

Di bawah kepemimpinan mereka, Indonesia berharap Negeri Paman Sam bisa menjadi mitra perdamaian, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia dan ASEAN siap bekerjasama untuk memperkuat kemitraan dengan Amerika Serikat di masa yang akan datang, namun dengan beberapa prinsip.


"Tentunya kemitraan yang kita inginkan adalah kemitraan yang memegang teguh prinsip-prinsip dan nilai multilateralisme, penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah, dan penghormatan pada hukum internasional," ujarnya dalam press briefing virtual, Selasa (10/11).

Biden-Harris mengungguli perolehan suara elektoral atas pasangan petahana Donald Trump- Mike Pence.

Kehadiran Biden digadang-gadang akan memberikan pengaruh yang cukup berbeda setelah empat tahun kepemimpinan Trump-Pence.

Trump terkenal sebagai sosok yang sangat terbuka melancarkan kritik ke berbagai negara. Ia tanpa segan melibas negara-negara yang dianggap tidak sepaham dengannya.

China adalah salah satu negara yang kerap mendapat kritik dari Trump, mulai dari bidang HAM, pertahanan, hingga soal corona.

Soal HAM, Trump kerap mengritisi bagaimana China memperlakukan kaum minoritas Muslim Uighur. Trump menganggap China melakukan pelanggaran HAM serius kepada mereka.

Dalam bidang pertahanan, Trump dengan anak buahnya dari militer ikut campur dalam konflik Laut China Selatan (LCS).

Meski kehadiran militer Amerika Serikat di LCS oleh beberapa pihak menguntungkan, namun banyak juga yang mempertanyakan kenapa negara adidaya itu ikut campur dengan urusan yang sangat jauh dari tempatnya.

Lalu soal corona, Trump menyebut bahwa China harus bertanggung jawab sepenuhnya atas penyebaran virus tersebut ke seluruh dunia.
Ia bahkan melabeli virus itu dengan "virus china".

Dalam catatan, konflik antara negara ASEAN terkhusus Indonesia dengan Trump tidak begitu nampak.

Namun cara kepemimpinan Trump yang dianggap seenaknya sendiri dipandang bisa membahayakan kestabilan ASEAN.

Sementara itu, pengamat politik Internasional Arya Sandiyudha menilai kehadiran Biden sebagai presiden AS yang selanjutnya akan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia.

Biden kata dia bakal lebih banyak terlibat dalam forum-forum internasional. Dia menerangkan, kebijakan politik luar negeri Biden sedikit banyak tak berbeda dengan Obama selama menjadi presiden.

"Dia punya pola pikir internasionalis, ini sangat berbeda dengan Trump yang memang sangat isolasionis. Nah, pola internasionlis Amerika serikat yang akan dibawa Biden itu berarti dia akan banyak terlibat di forum-forum internasional," kata Arya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (8/11).

(ndn/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK