4 Orang Luka akibat Ledakan Bom di Jeddah Arab Saudi

CNN Indonesia | Rabu, 11/11/2020 20:57 WIB
Ledakan bom yang terjadi di pemakaman non-Muslim di Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu (11/11) dilaporkan melukai empat orang. Bendera Arab Saudi. (Diolah dari thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ledakan bom yang terjadi di pemakaman non-Muslim di Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu (11/11) dilaporkan melukai empat orang.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono, memaparkan bom itu terjadi di pemakaman tersebut ketika upacara peringatan Perang Dunia I tengah berlangsung.

"Memang ada bom di lokasi itu dan yang hadir adalah para diplomat Eropa yang peringati PD I. Korban sementara ada empat orang termasuk seorang warga Yunani dan seorang petugas keamanan Saudi," kata Eko saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat.


Eko memastikan lokasi ledakan bom jauh dari KJRI maupun komunitas WNI yang berada di Jeddah. Sejauh ini Eko memaparkan tidak ada WNI yang terdampak atau menjadi korban dalam insiden tersebut.

"Itu jauh dari komunitas WNI dan sejauh ini belum ada WNI yang menjadi korban," ujar Eko. Ledakan bom hari ini tercatat sebagai insiden teror kedua yang terjadi di Jeddah.
 
Bulan lalu, warga Arab Saudi melukai seorang penjaga di konsulat Prancis di Jeddah dengan menggunakan pisau.

Kejadian itu terjadi di hari yang sama ketika seorang pria bersenjatakan pisau membunuh tiga orang di Gereja Notre Dame Basilica di Nice, Prancis selatan pada Kamis (29/10).

Dua kejadian tersebut berlangsung ketika Prancis mendapat hujan kritikan atas pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang menganggap agama Islam tengah mengalami krisis.

Pernyataan itu diutarakan Macron setelah pembunuhan brutal menimpa seorang guru di Prancis setelah menggunakan karikatur Nabi Muhammad yang kembali diterbitkan majalah satire Charlie Hebdo.

Macron juga membela penerbitan ulang karikatur tersebut dengan alasan kebebasan berekspresi dan berpendapat.

(rds/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK