KILAS INTERNASIONAL

Inggris Dukung Tinjau Papua hingga ISIS di Balik Teror Jeddah

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 13/11/2020 06:24 WIB
Sejumlah peristiwa dirangkum dalam kilas internasional, mulai dari Inggris dukung PBB tinjau Papua hingga ISIS di balik serangan di Jeddah. Inggris dukung PBB tinjau Papua. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah peristiwa terjadi pada Kamis (12/11) mulai dari Inggris yang mendukung Komisi Tinggi HAM PBB meninjau Papua hingga ISIS klaim bertanggung jawab atas serangan di Jeddah. Semua dirangkum dalam kilas internasional.

Inggris Dukung Komisi Tinggi HAM PBB Tinjau Papua

Pemerintah Inggris menyatakan dukungannya kepada Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (OHCR) untuk mengunjungi Papua.

Dukungan itu disampaikan perwakilan kementerian luar negeri Inggris (Foreign, Commonwealth & Development Office/FCDO), Minister for Asia Nigel Adams kepada parlemen.


"Inggris mendukung kunjungan Komisaris Tinggi HAM PBB ke Papua. Dukungan ini juga disampaikan mantan Menteri untuk Asia dan Pasifik, Heather Wheeler, saat menghadiri Pacific Island Forum pada Agustus 2019 lalu," kata Adams seperti dikutip situs parlemen Inggris.

Adams juga mengatakan bahwa pejabat Kedutaan Inggris di Jakarta telah membahas usulan kunjungan PBB tersebut dengan Kementerian Luar Negeri RI.

"Dan kami terus mendorong pemerintah Indonesia untuk menetapkan tanggalnya secepat mungkin," ujar Adams.

Meski begitu, Adams menekankan bahwa Inggris tetap memegang pendirian bahwa "Provinsi Papua dan Papua Barat sebagai bagian dari wilayah Indonesia".

Biden Tunjuk Ron Klain jadi Kepala Staf Gedung Putih

Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden secara resmi menunjuk Ron Klain  sebagai kelapa staf Gedung Putih. Klaim merupakan ajudan lama Biden yang menjadi salah satu penasihat utama kampanye.

"Ron sangat berharga bagi saya selama bertahun-tahun kami bekerja sama," kata Biden dalam sebuah pernyataan terkait penunjukan Klain pada Rabu (11/11).

"Pengalaman dan kapasitasnya yang dalam dan bervariasi untuk bekerja dengan orang-orang di seluruh spektrum politik tepat seperti yang saya butuhkan sebagai seorang kepala staf Gedung Putih saat kita menghadapi momen krisis ini dan menyatukan negara kita lagi," kata Biden seperti mengutip AFP.

Klain sendiri bukan orang baru bagi Biden. Ia sempat menjadi kepala staf ketika Biden menjabat sebagai wapres mendampingi Barack Obama.

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Serangan Bom di Jeddah

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di pemakaman non-muslim di Jeddah, Arab Saudi pada Rabu (11/11) kemarin. Ledakan bom tersebut melukai dua orang.

Sebuah pernyataan kelompok jihadis saluran Telegramnya, dikutip dari AFP, Kamis (12/11), mengatakan pejuang ISIS "memasang alat peledak di ... pemakaman di kota Jeddah kemarin (Rabu)."

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Prancis pada Rabu pagi melaporkan terjadi ledakan bom di pemakaman non-Muslim di Jeddah saat upacara peringatan berakhirnya Perang Dunia I. Upacara itu turut dihadiri oleh diplomat Eropa.

"Upacara tahunan untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I di pemakaman non-Muslim di Jeddah, yang dihadiri oleh beberapa konsulat, termasuk konsulat Prancis, menjadi sasaran serangan alat peledak pagi ini, yang melukai beberapa orang," ujar Kemlu Prancis dilansir dari AFP.

"Prancis mengutuk keras serangan pengecut yang tidak bisa dibenarkan oleh siapa pun," ujar Kemlu Prancis.

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK