Lonjakan Kasus Covid-19, Toronto Terapkan Lockdown 28 Hari

tim, CNN Indonesia | Minggu, 22/11/2020 13:32 WIB
Mulai Senin (23/11) besok, Toronto, Kanada akan menerapkan penguncian wilayah atau lockdown selama 28 hari setelah kasus Covid-19 mengalami lonjakan. Ilustrasi. Toronto akan menerapkan lockdown selama 28 hari mulai Senin (23/11) besok, setelah lonjakan kasus Covid-19. (iStockphoto/oonal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kota terbesar di Kanada, Toronto, akan menerapkan penguncian wilayah atau lockdown selama 28 hari setelah kasus Covid-19 mengalami lonjakan. Penerapan lockdown ini akan dimulai pada Senin (23/11) besok, termasuk kota Peel yang ada di bagian barat Toronto.

Selama lockdown, pemerintah setempat akan menutup tempat perbelanjaan, bisnis, dan restoran. Mereka juga melarang pertemuan banyak orang di dalam ruangan tertutup.

Perdana Menteri Ontario, Doug Ford, mengatakan pertemuan antara sejumlah orang di luar ruangan masih diperbolehkan. Namun, tidak boleh lebih dari 10 orang.


"Kami tidak bisa melakukan lockdown seluruh provinsi, jadi kami mengambil tindakan pencegahan hari ini dengan menerapkan lockdown pada Toronto dan Peel. Kami harus mengambil tindakan tegas untuk menghentikan penyebaran virus mematikan ini," kata Ford, sebagaimana dilansir CNN.

Sampai Jumat (20/11) lalu, sebanyak 1.400 kasus baru ditemukan di provinsi Ontario. Penambahan kasus tersebut membuat akumulasi kasus Covid-19 di Ontario mencapai 100 ribu, sejak pandemi.

Berdasarkan laporan CNN, Ontario menjadi provinsi dengan penularan yang sangat tinggi, terutama di Toronto yang setiap hari terdapat 100 kasus baru dalam satu pekan terakhir.

"Dengan jumlah yang meningkat pesat di wilayah tertentu, kami harus membuat keputusan yang sulit, tetapi harus sekarang untuk melindungi rumah sakit kami, perawatan jangka panjang, panti jompo, dan semua orang di provinsi ini," kata Ford.

Selama lockdown, toko ritel tetap beroperasi hanya untuk mengambil barang yang sudah dibeli. Bar dan restoran yang tetap beroperasi hanya boleh menyediakan makanan untuk dibawa pulang.

Selain itu, tempat usaha lain seperti toko kelontong dan apotek tetap diizinkan beroperasi. Namun, itu diberlakukan pembatasan kapasitas maksimal 50 persen dari kapasitas reguler.

Kemudian untuk acara pernikahan, pemakaman, dan keagamaan yang bisa menerapkan jaga jarak sosial dalam dan luar ruangan tidak boleh lebih dari 10 orang. Sementara sekolah tetap buka.

Selain Toronto dan Peel, kawasan yang berada dalam Ontario juga akan menerapkan pembatasan sosial ke tingkat yang lebih tinggi pada Senin (23/11) besok, tanpa menerapkan lockdown.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau ssebelumnya mengatakan bahwa lockdown skala nasional belum perlu dilakukan. Namun, lockdown skala regional bisa terjadi.

"Saya rasa kami dapat bekerja sama dengan provinsi untuk memastikan kami semua melakukan hal yang benar, tanpa harus melakukan tindakan yang berat dari pemerintah," kata Trudeau beberapa waktu lalu.

(adp/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK