Mantan Kepala CIA Kecam Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

CNN Indonesia | Sabtu, 28/11/2020 11:55 WIB
Mantan kepala Central Intelligence Agency (CIA) AS, John Brennan mengecam pembunuhan terhadap ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh. Mantan Kepala CIA kecam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran. (AFP/SAUL LOEB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan kepala Central Intelligence Agency (CIA) AS, John Brennan mengecam pembunuhan terhadap ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh. Menurutnya, pembunuhan ini adalah tindakan kriminal yang berisiko memicu konflik.

"Ini adalah tindakan kriminal dan sangat sembrono. Ini berisiko pembalasan mematikan dan babak baru konflik regional," kata Brennan dalam cuitannya di Twitter.

"Saya tidak tahu apakah pemerintah asing mengizinkan atau melakukan pembunuhan Fakhrizadeh. Tindakan terorisme yang disponsori negara seperti itu akan menjadi pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan mendorong pemerintah lebih banyak melakukan serangan mematikan terhadap pejabat asing."


Fakhrizadeh tewas dalam serangan di luar ibu kota Teheran pada Jumat (27/11). Mengutip dari AFP, dalam pernyataan resminya Kementerian Pertahanan Iran menyebut Fakhrizadeh "terluka parah" saat penyerang menargetkan mobilnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengutuk tindakan ini. Ia menyebutnya sebagai aksi teroris dan menuding ada indikasi serius peran Israel.

Sementara itu Brennan mencatat bahwa Fakhrizadeh bukan teroris atau anggota Al Qaeda atau kelompok teror yang ditunjuk sebagai sasaran hukum. Ia pun mendesak Teheran untuk "menahan desakan" untuk balas dendam. Sebaliknya, ia menganggap Teheran sebaiknya menunggu kembalinya kepemimpinan Amerika yang bertanggung jawab di panggung global.

Brennan mengacu pada pemilu 3 November 2020 lalu di mana Joe Biden akan menggantikan Donald Trump. Brennan tidak ikut serta dalam pemilihan Biden dan tampaknya tidak terlibat dalam persiapan untuk menjabat di 20 Januari 2021.

Ia sempat menjadi direktur CIA periode 2013-2017 saat pasangan Presiden Barack Obama dan Wapres Biden menjabat. Namun Biden awal pekan ini, Biden menunjuk mantan wakil Brennan di CIA, Avril Haines sebagai direktur yang baru.

(els/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK