Trump Masukkan Xiaomi Dalam Daftar Hitam

CNN Indonesia | Jumat, 15/01/2021 13:16 WIB
Pemerintahan Donald Trump memasukkan raksasa ponsel asal China Xiaomi ke dalam daftar hitam karena menganggapnya sebagai perusahaan militer Tiongkok. Presiden AS Donald Trump. (AP/Evan Vucci)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintahan Donald Trump memasukkan raksasa ponsel asal China Xiaomi ke dalam daftar hitam karena menganggapnya sebagai perusahaan militer Tiongkok.

Selain Xiaomi, Trump juga memasukkan pembuat pesawat terbang Comac dalam daftar hitam.

Menurut dokumen yang dilihat Reuters, Kamis (14/1) total ada sembilan perusahaan China yang dimasukkan ke daftar hitam baru tersebut.


Perusahaan-perusahaan itu akan dikenakan larangan investasi AS. Itu artinya investor AS harus melepaskan kepemilikan saham mereka di perusahaan-perusahaan tersebut pada 11 November 2021.

Kedutaan Besar China di Washington dan Comac tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sementara Xiaomi menegaskan bahwa perusahaannya tidak dimiliki, dikendalikan atau berafiliasi dengan militer China. Mereka akan mengambil tindakan yang sesuai mengikuti perintah tersebut.

Daftar hitam ini merupakan bagian dari upaya Trump untuk mewarisi kebijakannya yang kerasnya terhadap China menjelang lengser.

Langkah tersebut akan semakin meningkatkan ketegangan antara China dengan AS. Tim transisi Presiden terpilih AS Joe Biden tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sebelumnya Trump juga menandatangani perintah eksekutif berisi larangan penggunaan delapan aplikasi China ermasuk Alipay, WeChat Pay.

Selain Alipay dan WeChat Pay, perintah eksekutif Trump melarang QQ Wallet, SHAREit, Tencent QQ, VMate, CamScanner, dan WPS Office.

Trump menuding aplikasi-aplikasi tersebut dapat mencuri data pengguna dan memberikannya ke pemerintah China.

(dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK