Perusahaan Meksiko Akan Buka 200 Bioskop di Arab Saudi

CNN Indonesia | Sabtu, 16/01/2021 23:05 WIB
Perusahaan asal Meksiko, Cinepolis berencana membuka 200 bioskop di Arab Saudi pada 2023. Ilustrasi bioskop. (Istockphoto/RgStudio)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan asal Meksiko, Cinepolis berencana membuka 200 bioskop di Arab Saudi pada 2023. Demikian dilaporkan media lokal, Rabu (13/1).

Pengumuman tersebut disampaikan setelah peluncuran dua bioskop pertama Cinepolis di Al Jamea Plaza, Jeddah dan Lulu Mall, Dammam.

Pembukaan ratusan bioskop ini sebagai bagian dari 'Saudi Vision 2030' guna mendiversifikasi ekonomi yang selama ini bergantung pada minyak.


"Bekerja sama dengan Al-Hokair Group Arab Saudi dan mitra regional kami di Uni Emirat Arab, Al-Tayer Group, kami akan menginvestasikan $300 juta selama lima tahun untuk mengoperasikan bioskop di seluruh kerajaan," kata CEO Cinépolis Gulf Alejandro Aguilera kepada Saudi Press Agency.

Menurut dia, proyek tersebut bertujuan untuk menawarkan kesempatan kerja kepada lebih banyak warga negara Saudi.

"Cinépolis bangga dapat berkontribusi pada Visi 2030 kerajaan dengan memberikan pengalaman tak tertandingi kepada penonton bioskop karena Arab Saudi ingin meningkatkan budaya dan sektor hiburan," kata Aguilera seperti dikutip dari Middle East Monitor.

"Cinepolis berharap dapat menawarkan layanan yang menyenangkan dan inovatif kepada pelanggan serta untuk memperkaya pilihan hiburan di wilayah kerajaan."

Dilansir dari Arabian Business, Cinepolis mengatakan teater yang dibangun di Arab Saudi akan dilengkapi auditorium khusus anak berikut fasilitas bermain.

Cinepolis adalah perusahaan yang berbasis di Meksiko dan operator bioskop terbesar ketiga di dunia.

Arab Saudi pernah memiliki beberapa bioskop pada era 1980-an, tetapi ditutup oleh kalangan konservatif karena dinilai lebih banyak mudarat daripada manfaat.

Namun, hal itu berubah ketika putra Raja Salman, Mohammed bin Salman (MbS), diangkat menjadi penerus takhta kerajaan pada Juni 2017 lalu.

Sejak diangkat menjadi putra mahkota, MbS menggaungkan rencana reformasi Arab Saudi hampir di semua sektor. Yang paling kentara adalah reformasi dalam bidang kultur dan sosial yang semakin bebas dan melonggarkan syariat Islam.

Dia menempuh sejumlah langkah pembaruan ekonomi dan sosial yang merupakan bagian dari Visi 2030.

Beberapa bulan setelah pengangkatan MbS, Saudi mulai mengizinkan bioskop dan sejumlah tempat hiburan dibuka lagi. Arab Saudi kemudian membuka kembali bioskop pada 2018.

(dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK