VIDEO: Efikasi Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson 66 Persen

CNN, CNN Indonesia | Sabtu, 30/01/2021 12:04 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Johnson & Johnson mengeluarkan angka efikasi vaksin corona sebesar 66 persen dari hasil uji coba skala besar yang dilakukan di tiga benua.

Angka ini lebih rendah dari hasil efikasi di Amerika Serikat sebesar 72 persen.

Dalam uji coba global yang melibatkan hampir 44 ribu relawan, tingkat perlindungan terhadap Covid-19 sedang dan parah sebesar 66 persen di Amerika Latin dan hanya 57 persen di Afrika Selatan.

Hasil efikasi J&J jauh lebih rendah dibandingkan vaksin corona buatan Pfize/ BioNTech dan Moderna yang memiliki efikasi sekitar 95 persen.

J&J melakukan uji klinis di delapan negara dengan 44 persen partisipan berasal dari Amerika Serikat, 41 persen dari Amerika Tengah dan Selatan, serta 15 persen dari Afrika Selatan. Lebih dari sepertiga relawan berusia di atas 60 tahun.

Sejauh ini J&J mencatat tidak ada efek serius di antara para relawan yang menerima suntikan vaksin. Vaksin Johnson & Johnson menggunakan virus flu biasa yang dikenal sebagai adenovirus tipe 26 untuk memasukkan protein virus corona ke dalam sel-sel tubuh dan memicu respons imun.